Sabtu, 27 Disember 2014

Orang Kafir tidak boleh hina Ulama Islam, orang Islam boleh hina orang Kafir

Kasim Ahmad tanya, salah ke? berbezaan pandapat salah?
Jin, ada baik, ada Jahat, Iblis, tidak ada baik ada jahat, Saitan, lebih tidak ada baik lebih ada jahat
Karena Quran larang menghina orang lain, mungkin boleh jadi orang yang kita hina itu lebih baik daripada kita.
49:11 Wahai orang-orang yang beriman (kepada Qruan)! Janganlah sesuatu puak (dari kaum lelaki) mencemuh dan merendah-rendahkan puak lelaki yang lain, (kerana) harus puak yang dicemuhkan itu lebih baik daripada mereka; dan janganlah pula sesuatu puak dari kaum perempuan mencemuh dan merendah-rendahkan puak perempuan yang lain, (kerana) harus puak yang dicemuhkan itu lebih baik daripada mereka; dan janganlah setengah kamu menyatakan keaiban setengahnya yang lain; dan janganlah pula kamu panggil-memanggil antara satu dengan yang lain dengan gelaran yang buruk. (Larangan-larangan yang tersebut menyebabkan orang yang melakukannya menjadi fasik, maka) amatlah buruknya sebutan nama fasik (kepada seseorang) sesudah ia beriman. Dan (ingatlah), sesiapa yang tidak bertaubat (daripada perbuatan fasiknya) maka merekalah orang-orang yang zalim.
49:12 Wahai orang-orang yang beriman(kepada Quran)! Jauhilah kebanyakan dari sangkaan (supaya kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) kerana sesungguhnya sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa; dan janganlah kamu mengintip atau mencari-cari kesalahan dan keaiban orang; dan janganlah setengah kamu mengumpat setengahnya yang lain. Adakah seseorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang telah mati? (Jika demikian keadaan mengumpat) maka sudah tentu kamu jijik kepadanya. (Oleh itu, patuhilah larangan-larangan yang tersebut) dan bertaqwalah kamu kepada Allah; sesungguhnya Allah Penerima taubat, lagi Maha mengasihani.

Ustaz kata orang baca Quran tak sesat selama-lamanya

Saya kata, tidak bagitu, karena orang baca Quran pun ada salah silap : 
Buktinya, Ada Ustaz kata, orang baca Quran atas kubur Bida'ah, orang baca Quran untuk si mati Bid'ah.
Dan ada Ustaz lain pula kata, orang baca Quran atas kubur Sunat, orang baca Quran untuk si mati Sunat.
Padahal kedua-dua Ustaz itu sama-sama baca Qruan, cuma pahaman mareka itu berbeza.
2:134. Itu umat yang telah berlalu; baginya apa yang mereka usahakan, dan bagi kamu, apa yang kamu usahakan; kamu tidak ditanya mengenai apa mereka buat.
10:41. Jika mereka dustakan kamu, maka katakanlah, "Bagiku amalanku, dan bagimu amalanmu; kamu berlepas diri daripada apa yang aku buat, dan aku berlepas diri daripada apa kamu buat."
Nak Aziz juga baca Quran, Ustaz-ustaz juga kata Nik Aziz sesat
10:99. Dan sekiranya Tuhan kamu hendaki, sesiapa yang di bumi tentu mareka beriman kesemuanya. Adakah kamu akan paksa manusia sehingga mereka menjadi orang-orang beriman (seperti kamu)?

Dr Asri kata, berpuluh tahun baca Quran tak kuat-kuat agama, sekali terbaca Baible terus masuk kristian?
Dr Kasim Ahmad kata, perbezaan pendapat salah ke ?
Dr Mahadhir kata, Orang ini takdok akal pikiran nak jawab balik apa kasim kata, sebab itu mareka setakat kata Anti Hadis

Dalam Islam banyak kitab yang wajib percaya

Dalam Islam banyak kitab yang wajib percaya
Maka dengan sebab itulah mareka bermusuh-musuhan sesama mareka, dan dengan sebab itu kita selalu dengar sana sini, orang-orang Islam mengafirkan dan menyesatkan sesama mareka.
Oleh karena berlaku dimakian di sebabkan mareka percaya kepada Kitab-kitab Islam yang berbeza.
Cuntuhnya, Hal sembahya, ada yang mengatakn sunat membaca Usali ketika sembahyang, karena mareka percaya kepada Kitab Syik Daud Patani, nama kitabnya Mathalin Badrain :
Dan ada yang mengatakn Bid'ah membaca Usali ketika sembahyang, karena mareka percaya kepada Kitab Said Sabiq, nama kitabnya Kiqih Sunnah:

Khamis, 25 Disember 2014

Orang Islam banyak musuh

Orang Islam banyak musuh
Di sebabkan orang Islam suka menyalahi orang lain, sehingga sesama mareka sendiri pun kafir mengafir, dan sesat menyesatkan orang lain yang tak sepahaman dengan mareka.
Buktinya lihat vdo di bawah ini :
Padahal Mufti Sabah itu bukun Ulama Kafir, Ulama Islam juga sama dengan Ustaz Azhar Idrus juga , tetapi di salahkan juga .
Al-Quran
Tentang binatang yang haram di makan, hanya satu saja yaitu BABI
6:145. Katakanlah (wahai Muhammad), "Aku tidak dapati, dalam apa yang diwahyukan kepadaku, tiada yang diharamkan untuk dimakan kepada orang yang (mau) makan daripada itu, kecuali  ia bangkai, atau darah yang tercurah, atau daging BABI- itu adalah kotoran - atau kefasiqan yang disucikan kepada selain daripada Allah; namun begitu, sesiapa yang terpaksa dengan tidak menginginkan, dan tidak juga menderhakai, sesungguhnya Pemelihara kamu Pengampun, Pengasih."

Ulat sagu itu kalau di lihat keji, kata Ustaz Azhar Idrus , dan kalau kita lihat tepoyak keji lebih daripada kita lihat Ulat sagu, apa kah orang makan Tepoyak itu haram di makan ?
Ulat sagu
Tepoyak

Rabu, 24 Disember 2014

Di akhirat masing-masing bertanggungjawab

42:46. Mereka tidak ada wali (pelindung deri Ulama-ulama) untuk menolong mereka selain daripada Allah, dan sesiapa Allah sesatkan, maka tiada jalan baginya."
Saya nak tanya kepada Ustaz-ustaz yang seperti di vdo di atas itu:
Kitab apakah yang Ustaz-ustaz baca itu, apakah Zabur kitab Nabi Daud?, atau Taurat kitab Nabi Musa ? atau Injil kitab Nabi Isa?, atau pun Quran kitab Nabi Muhammad? atau kitab-kitab Ulama?

Dan apakah kitab-kitab Ulama itu termasuk dalam rukun Iman yang wajib percaya?

Dan apakah Ulama-ulama Islam itu termasuk dalan rukun Iman yang wajib percaya?

Dan ada berapa pula rukun Iman yang wajib percaya di zaman ini?

Dan apakah Ulama-ulama Islam itu boleh menolong pengikut-pengikut setia kepada mareka itu dalam Neraka?

Pamrintah dari orang Kafir yang ada di dunia ini tidak membunuh orang-orang yang tidak percaya kepada Ulama-ulama Islam atau kitab-kitab ulama Islam, malain orang-orang itu membuat kerusuhan di muka bumi ini. 

Atau apakah Ustaz-ustaz itu termasuk dalam golongan yang tersebut dalam Quran, surah al Baqarah ayat 11-12 di bawah ini:
2:11. Apabila dikatakan kepada mereka, "Jangan kamu buat kerosakan di bumi", mereka berkata, "Kami hanyalah orang-orang yang membetulkan."
2:12. Sesungguhnya merekalah orang-orang yang buat kerosakan, tetapi mereka tidak sedar.

Orang yang tidak percaya kepada Ulama-ulama Islam dan kitab-kitab Ulama Islam itu, pamrintah Kafir dimana-mana yang ada di dunia ini, tidak ambil tindakan Mahkamah mareka terhadap mareka itu, selagi mareka itu tidak berbuat jahat atau membuat kerusakan di muka bumi ini, karena pamrintah Kafir masih berpegang pada ayat-ayat Quran di bawah ini :
2:81. Ia, sesiapa yang usahakan kejahatan, dan diliputi pelanggarannya, mereka itu penghuni-penghuni Api neraka, di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.

Orang-orang yang tidak percaya kepada Ulama-ulama Islam itu tidak termasuh orang-orang berbuat kejahatan atau membuat kerusakan di muka bumi ini, cuma mareka hanya sekadar tidak percaya bahwa Ulama-ulama Islam itu adalah Tuhan-tuhan mareka yang menhidup dan mematikan mareka itu, itu saja tidak ada yang lain, salah ke?.
2:82. Dan, orang-orang yang beriman dan buat kerja-kerja baik, mereka itu penghuni-penghuni Taman syurga, di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.

Orang-orang yang buat baik artinya orang-orang yang tidak buat jahat, pamrintah Kafir menindungi mareka didunia ini daripa orang-orang yang membuat jahat keatas diri mareka, tak kira orang itu beragama Islam, mau pun beragama Kafir.
17:36 Dan janganlah engkau (Muhammad) mengikut (Ulama-ulama) apa yang engkau tidak mempunyai pengetahuan mengenainya; sesungguhnya pendengaran dan penglihatan serta hati, semua anggota-anggota itu tetap akan ditanya tentang apa yang dilakukannya.

Tetapi pengikut-pengikut Ulama jadikan Ulama-ulama mareka sebagai Tuhan-tuhan selain Allah :
9:31. Mereka(pengikut-pengikut Ulama) ambil habr (yaitu Ulama Yahudi, Ulama Nasrani dan Ulama Islam) mereka, dan rahib-rahib mereka, sebagai Tuhan-tuhan selain daripada Allah, dan al-Masih putera Mariam; dan mereka diperintah untuk sembah hanya Tuhan Yang Satu; tidak ada tuhan melainkan Dia; Dia disanjung, di atas apa mereka sekutukan. 
9:32. Mereka (Ulama-ulama itu) hendak padamkan cahaya Allah (Quran)  dengan mulut-mulut mereka, tetapi Allah tidak mahu melainkan untuk sempurnakan cahaya-Nya (Quran), walaupun orang-orang tidak percaya membencinya.
9:33. Dia yang utus Rasul-Nya dengan petunjuk(Quran), dan agama yang benar, supaya Dia pertinggikannya di atas setiap agama, walaupun orang-orang yang sekutukan (Ulama) membencinya.
9:34. Wahai orang-orang yang percaya (kepada Quran), kebanyakan habr(Ulama Yahudi, Ulama Nasrani dan Ulama Islam) dan rahib, sesungguhnya mereka makan harta manusia dengan cara palsu, dan halangi jalan Allah (Quran). Orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak nafkahkannya di jalan Allah, maka berilah mereka berita gembira dengan azab yang pedih.
40:47. Dan apabila mereka berdebat-debatan di dalam Api neraka, dan orang-orang yang lemah (yaitu pengikut-pengikut Ulama) berkata kepada orang-orang yang sombong (yaitu Ulama-ulama), "Sesungguhnya kami pengikut-pengikut kamu; adakah kamu berguna kepada kami terhadap mana-mana bahagian daripada Api neraka?"
40:48. Orang-orang yang sombong (yaitu Ulama-ulama itu) berkata, "Kita semua di dalamnya; sesungguhnya Allah telah memutuskan antara hamba-hamba-Nya."
40:49 Dan berkatalah pula orang-orang yang ada dalam neraka(yaitu Ulama-ulama dan pengikut-pengikutnya) kepada malaikat-malaikat penjaga neraka Jahannam: "Pohonkanlah kepada Tuhan kamu, supaya Ia meringankan sedikit azab seksa dari kami, barang sehari".
40:50 Malaikat penjaga neraka menjawab: "Bukankah kamu telah didatangi Rasul-rasul kamu dengan membawa keterangan-keterangan (yaitu Taurat, Injil dan Quran)?" Mereka (yaitu Ulama-ulama dan Pengikut-pengikutnya itu) menjawab: "Ya, telah datang". Malaikat itu berkata: "Jika demikian, maka berdoalah kamu sendiri. Dan doa permohonan orang-orang yang kafir pada saat ini hanya menyebabkan mereka berada dalam keadaan dukacita dan kecewa sahaja".
41:29. Dan orang-orang tidak percaya(kepada Quran tetapi percaya kata-kata Ulama) berkata, "Wahai Tuhan kami, perlihatkan kepada kami mereka yang sesatkan kami, kedua-dua jin dan manusia (yaitu Ulama agama), dan kami akan letak mereka di bawah kaki kami supaya mereka jadi antara orang-orang yang lebih rendah."

Selasa, 23 Disember 2014

Agama Islam agama Damai

Apakah agama Islam itu benar-benar agama mengajak manusia hidup dalam kedamaian ?
Sedangkan sesama Islam itu pun masih bermusuh-musuhan, kafir mengafir, sesat menyesatakan sesama Islam?
Al-Quran 
2:44 Patutkah kamu menyuruh manusia supaya berbuat kebaikan sedang kamu lupa akan diri kamu sendiri; padahal kamu semua membaca Kitab Allah, tidakkah kamu berakal?
49:13 Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan bersuku puak, supaya kamu berkenal-kenalan (dan beramah mesra antara satu dengan yang lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih taqwanya (menjaga dirinya) di antara kamu, (bukan yang lebih keturunan atau bangsanya). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mendalam PengetahuanNya (akan keadaan dan amalan kamu).
2:134. Itu umat yang telah berlalu; baginya apa yang mereka usahakan, dan bagi kamu, apa yang kamu usahakan; kamu tidak ditanya mengenai apa mereka buat.
10:41. Jika mereka dustakan kamu, maka katakanlah, "Bagiku amalanku, dan bagimu amalanmu; kamu berlepas diri daripada apa yang aku buat, dan aku berlepas diri daripada apa kamu buat."

Percaya kepada Ulama adalah Syirik

Cuntuhnya, kalau kita tanya kepada Ulama-ulama Islam :
Apakah hukum kepada orang yang tidak percaya kepada Tuhan ?
Tentunya mareka menjawab "di hukum Kafir"
Dan apakah hukum kepada orang yang tidak percaya kepada Ulama, seperti Kasim Ahmad yang tidak percaya kepada Ulama-ulama Hadis Bukhari, Muslim dll ?
Mareka menjawajab "di hukum Sesat dan Kafir"

Dan kita tanya lagi kepada Ulama-ulama Islam :
Apakah hukum kepada Orang yang tidak percaya kepada Quran kitab Tuhan yang di sampaikan oleh Nabi Muhammad ?
Tentu Ulama-ulama Islam menjawab "di hukum Kafir"
Dan apakah hukum kepada orang yang tidak percaya kepada kitab Hadis Bukhari ?
mareka menjawab "di hukum kafir"
Bukankah Ulama-ulama Islam itu kedudukanya atau darjatnya sama dengan Tuhan atau bahasa Arabnya Allah ?

Beza Ulama dengan Orang biasa
Ulama
Adalah orang yang mengadakan hukum agama Islam yang tidak ada dalam Quran kitab Nabi Muhammad, dikatakan Ulama Islam, orang yang mengadakan hukum agama Kristian yang tidak ada dalam Injil kitab Nabi Isa, di katakan Ulama Kristian, dan orang yang mengadakan hukum agama Yahudi yang tidak ada dalam Taurat kitab Nabi Musa, di katakan Ulama Yahudi.

Dan orang-orang yang mengikut apa-apa hukum agama dari Ulama-ulama seperti itu, dalam Quran mengatakan dalam surah Taubah ayat 31 bunyinya bagini :
9:31. Mereka ambil habr (ulama agama) mereka, dan rahib-rahib mereka, sebagai Tuhan-tuhan selain daripada Allah, 
Orang biasa
Adalah orang yang mengatakan hukum dalam Quran itu di katakan orang biasa, orang yang mengatakan hukum dalam Injil itu di katakan orang biasa, dan orang yang mengatakan hukum dalam Taurat itu di katakan orang biasa.
2:2 Kitab Al-Quran ini, tidak ada sebarang syak padanya (tentang datangnya dari Allah dan tentang sempurnanya); ia pula menjadi petunjuk bagi orang-orang yang (hendak) bertaqwa;
2:3. Yang percayai yang ghaib, dan lakukan solat, dan nafkahkan (belanjakan) sebahagian daripada apa Kami rezekikan mereka,
2:4 Dan juga orang-orang yang beriman kepada Kitab "Al-Quran" yang diturunkan kepadamu (Wahai Muhammad), dan Kitab-kitab yang diturunkan dahulu daripadamu, serta mereka yakin akan (adanya) hari akhirat (dengan sepenuhnya).
2:5 Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang berjaya.
2:6 Sesungguhnya orang-orang kafir (yang tidak akan percaya), sama sahaja kepada mereka: sama ada engkau beri amaran kepadanya atau engkau tidak beri amaran, mereka tidak akan beriman.
2:7 (Dengan sebab keingkaran mereka), Allah mematerikan atas hati mereka serta pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka ada penutupnya; dan bagi mereka pula disediakan azab seksa yang amat besar.
2:8 Dan di antara manusia ada yang berkata: "Kami telah beriman kepada Allah (Quran) dan kepada hari akhirat"; padahal mereka sebenarnya tidak beriman.
2:9 Mereka hendak memperdayakan Allah dan orang-orang yang beriman (yang percaya kepada Quran), padahal mereka hanya memperdaya dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyedarinya.
2:10 Dalam hati mereka (golongan yang munafik itu) terdapat penyakit (syak dan hasad dengki), maka Allah tambahkan lagi penyakit itu kepada mereka; dan mereka pula akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya, dengan sebab mereka berdusta (dan mendustakan kebenaran).
2:11 Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat bencana dan kerosakan di muka bumi", mereka menjawab: " Sesungguhnya kami orang-orang yang hanya membuat kebaikan".
2:12 Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang sebenar-benarnya membuat bencana dan kerosakan, tetapi mereka tidak menyedarinya.
2:13 Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang itu telah beriman(kepada Quran)". Mereka menjawab: "Patutkah kami ini beriman sebagaimana berimannya orang-orang bodoh itu?" Ketahuilah! Sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak mengetahui (hakikat yang sebenarnya).
2:14 Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang itu telah beriman (kepada Quran)". Mereka menjawab: "Patutkah kami ini beriman sebagaimana berimannya orang-orang bodoh itu?" Ketahuilah! Sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak mengetahui (hakikat yang sebenarnya).
2:15 Allah (membalas) memperolok-olok, dan membiarkan mereka meraba-raba dalam kesesatan mereka (yang melampaui batas itu).
2:16 Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan meninggalkan petunjuk (Quran); maka tiadalah beruntung perniagaan mereka dan tidak pula mereka beroleh petunjuk hidayah.