Agama

Agama
Umat Islam dibagi 2
1.tidak ada paksaan dalama agama
2.ada paksaan dalam agama
1.tidak ada paksaan dalam agama beralasan dengan ayat di bawah ini :

A256
2:256 Tidak ada paksaan dalam agama (Islam), kerana sesungguhnya telah nyata kebenaran (Islam) dari kesesatan (kufur). Oleh itu, sesiapa yang tidak percayakan Taghut (ketua agama yang melampau batas), dan ia pula beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada simpulan (tali agama) yang teguh yang tidak akan putus. Dan (ingatlah), Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.

A099
10:99 Dan (bukanlah tanggungjawabmu wahai Muhammad menjadikan seluruh umat manusia beriman), jika Tuhanmu menghendaki nescaya berimanlah sekalian manusia yang ada di bumi. maka patutkah engkau pula hendak memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman?

Sedang Nabi di larang memaksa manusia beriman sebagaiman Dia beriman, lebi-lebih lagi kita manusia biasa yang tak pernah menerima wahya handak memaksa manusia supaya beriman dan beramal ibadah sebagaimana kita beriman dan beribadah ?

Nabi Nuh tidak memaksa anaknya supaya beriman sebagaiman dia beriman, cuma Dia panggil anaknya itu supaya naik bahtera bersama dengannya, untuk menjaga dirinya dari air bah besar itu.
A042
11:42 (Mereka semua naik) dan bahtera itupun bergerak laju membawa mereka dalam ombak yang seperti gunung-ganang, dan (sebelum itu) Nabi Nuh memanggil anaknya, yang sedang berada di tempat yang terpisah daripadanya: "Wahai anakku, naiklah bersama-sama kami, dan janganlah engkau tinggal dengan orang-orang yang kafir".

Nabi Luk tidak memaksa isterinya yang tidak terima ajarannya, namun bagitu isterinya itu masih tetap jadi isterinya;
A031
29:31 Dan ketika datang (malaikat) utusan kami kepada Nabi Ibrahim dengan membawa berita yang mengembirakan), mereka berkata: "Sebenarnya kami hendak membinasakan penduduk bandar ini), sesungguhnya penduduknya adalah orang-orang yang zalim".
A032
29:32 Nabi Ibrahim berkata: "Sebenarnya Lut ada di bandar itu". Mereka menjawab: "Kami mengetahui akan orang-orang yang tinggal di situ. Sesungguhnya kami akan menyelamatkan dia dan keluarganya (serta pengikut-pengikutnya) - kecuali isterinya, ia adalah dari orang-orang yang dibinasakan".

Nabi Ibrahim tidak memaksa bapanya dan kaumnya supaya mereka beriman sebagaimana ia beriman, cuma Dia tanya kepada bapanya dan kaumnya itu untuk sekadar berpikir :"patutkah kamu menyembah benda-benda yang kamu pahat,padahal Allah yang mencipta kamu dan benda-benda yang kamu buat itu?"
A095
37:95 ia (Nabi Ibrahim) berkata: "Patutkah kamu menyembah benda-benda yang kamu pahat?
A096
37:96 "Padahal Allah yang mencipta kamu dan benda-benda yang kamu buat itu!"
A066
21:66 Nabi Ibrahim berkata: "Jika demikian, patutkah kamu menyembah yang lain dari Allah sesuatu yang tidak dapat mendatangkan faedah sedikitpun kepada kamu, dan juga tidak dapat mendatangkan mudarat kepada kamu?
A067
21:67 "Jijik perasaanku terhadap kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah! Maka mengapa kamu tidak mahu menggunakan akal fikiran kamu?"
A068
21:68 (Setelah tidak dapat berhujah lagi, ketua-ketua) mereka berkata: "Bakarlah dia dan bela-lah tuhan-tuhan kamu, jika betul kamu mahu bertindak membelanya!"
A069
21:69 Kami berfirman: "Hai api, jadilah engkau sejuk serta selamat sejahtera kepada Ibrahim! ".

Menurut ayat 21:68 setelah raja Namrud tak dapat berhujah lagi dengan Nabi Ibrahim, lalu memrintah kepada rakyatnya supaya bakar Nabi Ibrahim dan belalah Tuhan-tuhan mareka, ini berarti Tuhan-tuhan mareka itu benar-benar bersifat lemah sehingga terpaksa membela Tuhan-tuhan mareka yang telah di musnahkan oleh Nabi Ibrahim itu.

Kalau kita pun handak membela Tuhan Allah terhadap musuh-musuh Allah itu pun samalah juga dengan Tuhan-tuhan raja Namrud, jadi Tuhan Allah itu pun bersifat lemah juga

Orang Kristian berkata dalam forum tentang masalah membela Tuhan Dia berkata bagini :
mengenai post saudara rizqi terkait orang kristen akan habis kalau tidak membela diri dan apakah orang kristen harus membela TUHANnya? kita tidak perlu membela TUHAN karena TUHAN jauh lebih kuat dari kita.
********
2.wajib paksa dalam agama Islam .cuntuhnya dalam masalah shalat :
Oleh karena ada paksan dalam agama Islam ini lah umat Islam menjadikan berpuak-puak, dan tiap-tiap puak berbangga dengan agama yang ada di sisi mareka masing-masing, sehingga bermusuh-musuhan sesama sendiri.

Buktinya : Sunni & Syiah, Wahabi & Ahlis Sunnah dan lainnya. masing-masing mengaku dalam puak mareka saja lah yang benar dan yang lain salah sesat masuk neraka .

Walau bagimana pun terserah lah kepada anda untuk memilih antara dua pendapat itu, kalau bagi saya saya pilih pendapat nomber 1 yang ada paksaan dalam agama.

Kalau kita paksa dalam agama berarti kita seperti Firaun yang memaksa kaumnya mengikuti agamanya kalau tidak dipotong tangan dan kaki berselang seli :
A123
7:123 Firaun berkata: "Patutkah kamu beriman kepadanya sebelum aku memberi izin kepada kamu? Sesungguhnya ini adalah perbuatan tipu daya yang kamu lakukan dalam bandar ini kerana kamu hendak mengeluarkan penduduknya dari padanya. Oleh itu, kamu akan mengetahui (akibatya).
A124
7:124 "Demi sesungguhnya, aku akan memotong tangan dan kaki kamu dengan bersilang, kemudian aku akan memalang kamu semuanya".

Jadi kalau kita juga memaksa orang supaya mareka percaya dan beribadah sebagaimana kita percaya dan beribadah, maka kita juga seperti Firaun 

Tiada ulasan:

Catat Ulasan