Rabu, 24 Disember 2014

Di akhirat masing-masing bertanggungjawab

42:46. Mereka tidak ada wali (pelindung deri Ulama-ulama) untuk menolong mereka selain daripada Allah, dan sesiapa Allah sesatkan, maka tiada jalan baginya."
Saya nak tanya kepada Ustaz-ustaz yang seperti di vdo di atas itu:
Kitab apakah yang Ustaz-ustaz baca itu, apakah Zabur kitab Nabi Daud?, atau Taurat kitab Nabi Musa ? atau Injil kitab Nabi Isa?, atau pun Quran kitab Nabi Muhammad? atau kitab-kitab Ulama?

Dan apakah kitab-kitab Ulama itu termasuk dalam rukun Iman yang wajib percaya?

Dan apakah Ulama-ulama Islam itu termasuk dalan rukun Iman yang wajib percaya?

Dan ada berapa pula rukun Iman yang wajib percaya di zaman ini?

Dan apakah Ulama-ulama Islam itu boleh menolong pengikut-pengikut setia kepada mareka itu dalam Neraka?

Pamrintah dari orang Kafir yang ada di dunia ini tidak membunuh orang-orang yang tidak percaya kepada Ulama-ulama Islam atau kitab-kitab ulama Islam, malain orang-orang itu membuat kerusuhan di muka bumi ini. 

Atau apakah Ustaz-ustaz itu termasuk dalam golongan yang tersebut dalam Quran, surah al Baqarah ayat 11-12 di bawah ini:
2:11. Apabila dikatakan kepada mereka, "Jangan kamu buat kerosakan di bumi", mereka berkata, "Kami hanyalah orang-orang yang membetulkan."
2:12. Sesungguhnya merekalah orang-orang yang buat kerosakan, tetapi mereka tidak sedar.

Orang yang tidak percaya kepada Ulama-ulama Islam dan kitab-kitab Ulama Islam itu, pamrintah Kafir dimana-mana yang ada di dunia ini, tidak ambil tindakan Mahkamah mareka terhadap mareka itu, selagi mareka itu tidak berbuat jahat atau membuat kerusakan di muka bumi ini, karena pamrintah Kafir masih berpegang pada ayat-ayat Quran di bawah ini :
2:81. Ia, sesiapa yang usahakan kejahatan, dan diliputi pelanggarannya, mereka itu penghuni-penghuni Api neraka, di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.

Orang-orang yang tidak percaya kepada Ulama-ulama Islam itu tidak termasuh orang-orang berbuat kejahatan atau membuat kerusakan di muka bumi ini, cuma mareka hanya sekadar tidak percaya bahwa Ulama-ulama Islam itu adalah Tuhan-tuhan mareka yang menhidup dan mematikan mareka itu, itu saja tidak ada yang lain, salah ke?.
2:82. Dan, orang-orang yang beriman dan buat kerja-kerja baik, mereka itu penghuni-penghuni Taman syurga, di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.

Orang-orang yang buat baik artinya orang-orang yang tidak buat jahat, pamrintah Kafir menindungi mareka didunia ini daripa orang-orang yang membuat jahat keatas diri mareka, tak kira orang itu beragama Islam, mau pun beragama Kafir.
17:36 Dan janganlah engkau (Muhammad) mengikut (Ulama-ulama) apa yang engkau tidak mempunyai pengetahuan mengenainya; sesungguhnya pendengaran dan penglihatan serta hati, semua anggota-anggota itu tetap akan ditanya tentang apa yang dilakukannya.

Tetapi pengikut-pengikut Ulama jadikan Ulama-ulama mareka sebagai Tuhan-tuhan selain Allah :
9:31. Mereka(pengikut-pengikut Ulama) ambil habr (yaitu Ulama Yahudi, Ulama Nasrani dan Ulama Islam) mereka, dan rahib-rahib mereka, sebagai Tuhan-tuhan selain daripada Allah, dan al-Masih putera Mariam; dan mereka diperintah untuk sembah hanya Tuhan Yang Satu; tidak ada tuhan melainkan Dia; Dia disanjung, di atas apa mereka sekutukan. 
9:32. Mereka (Ulama-ulama itu) hendak padamkan cahaya Allah (Quran)  dengan mulut-mulut mereka, tetapi Allah tidak mahu melainkan untuk sempurnakan cahaya-Nya (Quran), walaupun orang-orang tidak percaya membencinya.
9:33. Dia yang utus Rasul-Nya dengan petunjuk(Quran), dan agama yang benar, supaya Dia pertinggikannya di atas setiap agama, walaupun orang-orang yang sekutukan (Ulama) membencinya.
9:34. Wahai orang-orang yang percaya (kepada Quran), kebanyakan habr(Ulama Yahudi, Ulama Nasrani dan Ulama Islam) dan rahib, sesungguhnya mereka makan harta manusia dengan cara palsu, dan halangi jalan Allah (Quran). Orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak nafkahkannya di jalan Allah, maka berilah mereka berita gembira dengan azab yang pedih.
40:47. Dan apabila mereka berdebat-debatan di dalam Api neraka, dan orang-orang yang lemah (yaitu pengikut-pengikut Ulama) berkata kepada orang-orang yang sombong (yaitu Ulama-ulama), "Sesungguhnya kami pengikut-pengikut kamu; adakah kamu berguna kepada kami terhadap mana-mana bahagian daripada Api neraka?"
40:48. Orang-orang yang sombong (yaitu Ulama-ulama itu) berkata, "Kita semua di dalamnya; sesungguhnya Allah telah memutuskan antara hamba-hamba-Nya."
40:49 Dan berkatalah pula orang-orang yang ada dalam neraka(yaitu Ulama-ulama dan pengikut-pengikutnya) kepada malaikat-malaikat penjaga neraka Jahannam: "Pohonkanlah kepada Tuhan kamu, supaya Ia meringankan sedikit azab seksa dari kami, barang sehari".
40:50 Malaikat penjaga neraka menjawab: "Bukankah kamu telah didatangi Rasul-rasul kamu dengan membawa keterangan-keterangan (yaitu Taurat, Injil dan Quran)?" Mereka (yaitu Ulama-ulama dan Pengikut-pengikutnya itu) menjawab: "Ya, telah datang". Malaikat itu berkata: "Jika demikian, maka berdoalah kamu sendiri. Dan doa permohonan orang-orang yang kafir pada saat ini hanya menyebabkan mereka berada dalam keadaan dukacita dan kecewa sahaja".
41:29. Dan orang-orang tidak percaya(kepada Quran tetapi percaya kata-kata Ulama) berkata, "Wahai Tuhan kami, perlihatkan kepada kami mereka yang sesatkan kami, kedua-dua jin dan manusia (yaitu Ulama agama), dan kami akan letak mereka di bawah kaki kami supaya mereka jadi antara orang-orang yang lebih rendah."

Selasa, 23 Disember 2014

Agama Islam agama Damai

Apakah agama Islam itu benar-benar agama mengajak manusia hidup dalam kedamaian ?
Sedangkan sesama Islam itu pun masih bermusuh-musuhan, kafir mengafir, sesat menyesatakan sesama Islam?
Al-Quran 
2:44 Patutkah kamu menyuruh manusia supaya berbuat kebaikan sedang kamu lupa akan diri kamu sendiri; padahal kamu semua membaca Kitab Allah, tidakkah kamu berakal?
49:13 Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan bersuku puak, supaya kamu berkenal-kenalan (dan beramah mesra antara satu dengan yang lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih taqwanya (menjaga dirinya) di antara kamu, (bukan yang lebih keturunan atau bangsanya). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mendalam PengetahuanNya (akan keadaan dan amalan kamu).
2:134. Itu umat yang telah berlalu; baginya apa yang mereka usahakan, dan bagi kamu, apa yang kamu usahakan; kamu tidak ditanya mengenai apa mereka buat.
10:41. Jika mereka dustakan kamu, maka katakanlah, "Bagiku amalanku, dan bagimu amalanmu; kamu berlepas diri daripada apa yang aku buat, dan aku berlepas diri daripada apa kamu buat."

Percaya kepada Ulama adalah Syirik

Cuntuhnya, kalau kita tanya kepada Ulama-ulama Islam :
Apakah hukum kepada orang yang tidak percaya kepada Tuhan ?
Tentunya mareka menjawab "di hukum Kafir"
Dan apakah hukum kepada orang yang tidak percaya kepada Ulama, seperti Kasim Ahmad yang tidak percaya kepada Ulama-ulama Hadis Bukhari, Muslim dll ?
Mareka menjawajab "di hukum Sesat dan Kafir"

Dan kita tanya lagi kepada Ulama-ulama Islam :
Apakah hukum kepada Orang yang tidak percaya kepada Quran kitab Tuhan yang di sampaikan oleh Nabi Muhammad ?
Tentu Ulama-ulama Islam menjawab "di hukum Kafir"
Dan apakah hukum kepada orang yang tidak percaya kepada kitab Hadis Bukhari ?
mareka menjawab "di hukum kafir"
Bukankah Ulama-ulama Islam itu kedudukanya atau darjatnya sama dengan Tuhan atau bahasa Arabnya Allah ?

Beza Ulama dengan Orang biasa
Ulama
Adalah orang yang mengadakan hukum agama Islam yang tidak ada dalam Quran kitab Nabi Muhammad, dikatakan Ulama Islam, orang yang mengadakan hukum agama Kristian yang tidak ada dalam Injil kitab Nabi Isa, di katakan Ulama Kristian, dan orang yang mengadakan hukum agama Yahudi yang tidak ada dalam Taurat kitab Nabi Musa, di katakan Ulama Yahudi.

Dan orang-orang yang mengikut apa-apa hukum agama dari Ulama-ulama seperti itu, dalam Quran mengatakan dalam surah Taubah ayat 31 bunyinya bagini :
9:31. Mereka ambil habr (ulama agama) mereka, dan rahib-rahib mereka, sebagai Tuhan-tuhan selain daripada Allah, 
Orang biasa
Adalah orang yang mengatakan hukum dalam Quran itu di katakan orang biasa, orang yang mengatakan hukum dalam Injil itu di katakan orang biasa, dan orang yang mengatakan hukum dalam Taurat itu di katakan orang biasa.
2:2 Kitab Al-Quran ini, tidak ada sebarang syak padanya (tentang datangnya dari Allah dan tentang sempurnanya); ia pula menjadi petunjuk bagi orang-orang yang (hendak) bertaqwa;
2:3. Yang percayai yang ghaib, dan lakukan solat, dan nafkahkan (belanjakan) sebahagian daripada apa Kami rezekikan mereka,
2:4 Dan juga orang-orang yang beriman kepada Kitab "Al-Quran" yang diturunkan kepadamu (Wahai Muhammad), dan Kitab-kitab yang diturunkan dahulu daripadamu, serta mereka yakin akan (adanya) hari akhirat (dengan sepenuhnya).
2:5 Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang berjaya.
2:6 Sesungguhnya orang-orang kafir (yang tidak akan percaya), sama sahaja kepada mereka: sama ada engkau beri amaran kepadanya atau engkau tidak beri amaran, mereka tidak akan beriman.
2:7 (Dengan sebab keingkaran mereka), Allah mematerikan atas hati mereka serta pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka ada penutupnya; dan bagi mereka pula disediakan azab seksa yang amat besar.
2:8 Dan di antara manusia ada yang berkata: "Kami telah beriman kepada Allah (Quran) dan kepada hari akhirat"; padahal mereka sebenarnya tidak beriman.
2:9 Mereka hendak memperdayakan Allah dan orang-orang yang beriman (yang percaya kepada Quran), padahal mereka hanya memperdaya dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyedarinya.
2:10 Dalam hati mereka (golongan yang munafik itu) terdapat penyakit (syak dan hasad dengki), maka Allah tambahkan lagi penyakit itu kepada mereka; dan mereka pula akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya, dengan sebab mereka berdusta (dan mendustakan kebenaran).
2:11 Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat bencana dan kerosakan di muka bumi", mereka menjawab: " Sesungguhnya kami orang-orang yang hanya membuat kebaikan".
2:12 Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang sebenar-benarnya membuat bencana dan kerosakan, tetapi mereka tidak menyedarinya.
2:13 Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang itu telah beriman(kepada Quran)". Mereka menjawab: "Patutkah kami ini beriman sebagaimana berimannya orang-orang bodoh itu?" Ketahuilah! Sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak mengetahui (hakikat yang sebenarnya).
2:14 Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang itu telah beriman (kepada Quran)". Mereka menjawab: "Patutkah kami ini beriman sebagaimana berimannya orang-orang bodoh itu?" Ketahuilah! Sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh, tetapi mereka tidak mengetahui (hakikat yang sebenarnya).
2:15 Allah (membalas) memperolok-olok, dan membiarkan mereka meraba-raba dalam kesesatan mereka (yang melampaui batas itu).
2:16 Mereka itulah orang-orang yang membeli kesesatan dengan meninggalkan petunjuk (Quran); maka tiadalah beruntung perniagaan mereka dan tidak pula mereka beroleh petunjuk hidayah.

Sabtu, 20 Disember 2014

Tidak ada paksaan dalam Agama

Poto di atas, semua orang kata: "sembah berhala"
Poto di atas, orang Kafir kata: "sembah berhala" orang Islam kata: "sembah Allah"
*********
51:56. Aku tidak cipta jin dan manusia melainkan untuk sembah (melayani) Aku.
37:95. (Nabi Ibrahim) Berkata, "Adakah patuk kamu sembah apa yang kamu ukir,
37:96. Padahal Allah cipta kamu, dan apa yang kamu buat?"
7:195. Apa, adakah berhala mempunyai kaki yang dengannya mereka berjalan, atau adakah berhala mempunyai tangan yang dengannya mereka pegang, atau adakah berhala mempunyai mata yang dengannya mereka lihat, atau adakah berhala mempunyai telinga yang dengannya mereka dengar? Katakanlah, "Serulah kamu kepada sekutu-sekutu kamu, kemudian lakukan muslihat kamu kepada aku, dan jangan beri aku tangguh.

Berhala seperti apa yang di maksud dalam ayat di atas itu, yaitu berhala  yang tidak mempunyai kaki yang boleh berjalan, tidak mempunyai tangan yang boleh berpegang, tidak mempunyai mata yang boleh melihat, dan tidak mempunyai telinga yang boleh mendengar ?
********
Agama
10:99. Dan sekiranya Tuhan kamu hendaki, sesiapa yang di bumi tentu mareka beriman kesemuanya. Adakah kamu akan paksa manusia sehingga mereka menjadi orang-orang beriman (seperti kamu)?
2:256. Tidak ada paksaan dalam agama. Yang benar telah jelas daripada yang salah. Maka sesiapa tidak percaya kepada Thagut (ketua-ketua agama pelampau), dan percayai Allah (Quran), dia berpegang pada pemegang paling kukuh, yang tidak akan putus; Allah Mendengar, Mengetahui.

Ayat di atas, menunjukan tidak ada paksaan dalam agama Islam, dalam agama Hindu, dalam agama Budha, dalam agama Yahudi, dalam agama Kristian dll.
3:110 Kamu (wahai umat Muhammad) adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan bagi (faedah) umat manusia, (kerana) kamu menyuruh berbuat segala perkara yang baik dan melarang daripada segala perkara yang salah (buruk dan keji), serta kamu pula beriman kepada Allah (dengan sebenar-benar iman). Dan kalaulah Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) itu beriman (sebagaimana yang semestinya), tentulah (iman) itu menjadi baik bagi mereka. (Tetapi) di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka: orang-orang yang fasik.
2:62 Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasora (Nasrani), dan orang-orang Saabien sesiapa di antara mereka itu beriman kepada Allah dan (beriman kepada) hari akhirat serta berbuat baik, maka bagi mereka pahala balasannya di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) kepada mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.
2:81. Ia, sesiapa yang usahakan kejahatan, dan diliputi pelanggarannya, mereka itu penghuni-penghuni Api neraka, di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.
2:82. Dan, orang-orang yang percaya dan buat kerja-kerja baik, mereka itu penghuni-penghuni Taman syurga, di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.
18:30. Sesungguhnya orang-orang yang percaya, dan buat kerja-kerja baik, sesungguhnya Kami tidak sia-siakan upah orang yang amalannya baik.
18:31. Mereka itu, bagi mereka Taman-Taman syurga Adn, di bawahnya mengalir sungai-sungai; di dalamnya mereka diperhiaskan dengan gelang-gelang emas, dan mereka dipakaikan pakaian hijau daripada sutera dan broked, di dalamnya bersandar di atas sofa yang indah - betapa sangat baiknya ganjaran! Dan betapa baiknya tempat istirahat!
110:2 Dan engkau melihat manusia masuk dalam agama Allah beramai-ramai, -
5:3. Diharamkan kepada kamu ialah bangkai, dan darah, dan daging babi, dan apa-apa yang disucikan kepada selain daripada Allah, dan yang dicekik, dan yang dipukul, dan binatang yang jatuh lalu mati, dan binatang yang ditanduk, dan apa yang dimakan binatang buas, kecuali kamu korbankannya dengan patut, dan apa yang dikorbankan untuk berhala, dan membahagi dengan ramalan anak-anak panah; itu ialah kefasiqan. Pada hari ini orang-orang tidak percaya berputus asa daripada agama kamu; maka jangan takut pada mereka, tetapi takutilah Aku. Pada hari ini, Aku sempurnakan agama kamu untuk kamu, dan Aku cukupkan rahmat-Ku ke atas kamu, dan Aku puas hati ISLAM=DAMAI sebagai agama untuk kamu. Maka sesiapa yang terpaksa, dalam kekosongan, dan tidak condong untuk maksud buat dosa, maka sesungguhnya Allah Pengampun, Pengasih.
2:44 Patutkah kamu menyuruh manusia supaya berbuat kebaikan sedang kamu lupa akan diri kamu sendiri; padahal kamu semua membaca Kitab Allah, tidakkah kamu berakal?
2:134. Itu umat yang telah berlalu; baginya apa yang mereka usahakan, dan bagi kamu, apa yang kamu usahakan; kamu tidak ditanya mengenai apa mereka buat.
10:41. Jika mereka dustakan kamu, maka katakanlah, "Bagiku amalanku, dan bagimu amalanmu; kamu berlepas diri daripada apa yang aku buat, dan aku berlepas diri daripada apa kamu buat."
49:13 Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan bersuku puak, supaya kamu berkenal-kenalan (dan beramah mesra antara satu dengan yang lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang yang lebih taqwanya (menjaga dirinya) di antara kamu, (bukan yang lebih keturunan atau bangsanya). Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mendalam PengetahuanNya (akan keadaan dan amalan kamu).

Ayat-ayat diatas itu Ulama-ulama Islam tak bisa terima kenyataan dari ayat-ayat yang seperti itu, karena Ulama-ulama Islam handak paksa manusia supaya manusia ikut apa saja yang di katakan oleh mareka, sehingga sesama mareka pun masih Kafir mengafir, karena masing-masing berbangga dengan apa yang ada pada kumpulan mareka, cuntuhnya, mareka paksa manusia sembahyang lima waktu, sehingga kanak-kanak yang berusia 10 tahun mareka paksa sembahyang, kalau tidak di rutan, dan andainya mareka semua telah sembahyang lima waktu itu pun, mareka paksa sembahyang mengikut cara-cara sembahyang dari kumpulan atau dari puak mareka, maka dengan sebab itulah dalam agama Islam ada berpuak-puak sebagaimana firman Tuhan di bawah ini :
 30:31 Hendaklah kamu (wahai Muhammad dan pengikut-pengikutmu) sentiasa rujuk kembali kepada Allah (Al-Quran) serta bertaqwalah kamu kepadaNya; dan kerjakanlah solat; dan janganlah kamu menjadi dari mana-mana golongan orang musyrik -
30:32 Iaitu orang-orang yang menjadikan fahaman agama mereka berselisihan mengikut kecenderungan masing-masing serta mereka pula menjadi berpuak-puak; tiap-tiap puak berbangga dengan apa yang ada padanya (dari fahaman dan amalan yang terpesong itu).

Maka dengan sebab itulah Ulama-ulama selalu berceramah sana sini dan mengajar sana sini, karena handak cari pengikutnya
9:31. Mereka (pengikutnya itu) ambil habr (ulama Yahudi dan termasuk juga Ulama Islam) mereka, dan rahib-rahib mereka, sebagai pemelihara-pemelihara selain daripada Allah, dan al-Masih putera Mariam; dan mereka diperintah untuk sembah hanya Tuhan Yang Satu; tidak ada tuhan melainkan Dia; Dia disanjung, di atas apa mereka sekutukan (syirik).
9:34. Wahai orang-orang yang percaya (kepada Quran), kebanyakan habr (Ulama Yahudi termasuk juga Ulama Islam) dan rahib, sesungguhnya mereka makan harta manusia dengan cara palsu, dan halangi jalan Allah. Orang-orang yang menyimpan emas dan perak, dan tidak nafkahkannya di jalan Allah, maka berilah mereka berita gembira dengan azab yang pedih.
4:48. Allah tidak ampun apa-apa yang dengan-Nya disekutukan (syirik), dan Dia ampun yang selain itu kepada siapa Dia hendaki. Sesiapa(syirik) sekutukan Allah, sungguh dia ada-adakan dosa besar.
6:106. Ikutlah apa yang diwahyukan kepada kamu (Quran) daripada Tuhan kamu; tidak ada tuhan melainkan Dia, dan berpalinglah kamu daripada orang-orang yang sekutukan (syirik).
6:107. Sekiranya Allah hendak, tentu mereka tidak jadi orang-orang yang sekutukan (syirik); dan Kami tidak lantik kamu sebagai penjaga kepada mereka, dan kamu bukan wakil mereka.
6:108. Jangan mencaci-maki orang-orang yang mereka seru selain daripada Allah, atau mereka akan mencaci-maki Allah dalam membalas tanpa pengetahuan. Demikian Kami nampakkan indah bagi setiap umat amalan-amalan (perbuatan) mereka, kemudian kepada Tuhan mereka, mereka kembali, dan Dia beritahu mereka apa mereka buat.