Rabu, 23 Oktober 2013

Para Nabi beragama Islam


Nabi Ibrahim bukan Yahudi
Nabi Ibrahim bukan Yahudi bukan juga Nasrani Tetapi Dia saorang Muslim/Islam dan Dia bukanlah pula ia daripada puak Musyrikin, Karena agama Yahudi dan agama Nasrani ada sesudah Nabi Ibrahim :

A067
3:67 Bukanlah Nabi Ibrahim itu seorang pemeluk agama Yahudi, dan bukanlah ia seorang pemeluk agama Nasrani, tetapi ia seorang yang tetap di atas dasar Tauhid sebagai seorang Muslim (yang taat dan berserah bulat-bulat kepada Allah), dan ia pula bukanlah dari orang-orang musyrik.
A135
2:135 Dan mereka (kaum Yahudi dan Nasrani) berkata: "Jadilah kamu pemeluk agama Yahudi atau pemeluk agama Nasrani, nescaya kamu akan mendapat petunjuk". Katakanlah (wahai Muhammad: "Kami orang-orang Islam tidak akan menurut apa yang kamu katakan itu) bahkan kami mengikut agama Nabi Ibrahim yang tetap di atas dasar Tauhid, dan bukanlah ia dari orang-orang musyrik".
A065
3:65 Wahai Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani)! Mengapa kamu berani memperdebatkan tentang (agama) Nabi Ibrahim, padahal Taurat dan Injil tidak diturunkan melainkan kemudian daripada (zaman) Ibrahim; patutkah  kamu tidak mahu menggunakan akal?
A132
2:132 Dan Nabi Ibrahim pun berwasiat dengan agama itu kepada anak-anaknya, dan (demikian juga) Nabi Yaakub (berwasiat kepada anak-anaknya) katanya: "Wahai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama (Islam) ini menjadi ikutan kamu, maka janganlah kamu mati melainkan kamu dalam keadaan Islam/Damai".
A133
2:133 (Demikianlah wasiat Nabi Yaakub, bukan sebagaimana yang kamu katakan itu wahai orang-orang Yahudi)! Kamu tiada hadir ketika Nabi Yaakub hampir mati, ketika ia berkata kepada anak-anaknya: "Apakah yang kamu akan sembah sesudah aku mati?" Mereka menjawab: "Kami menyembah Tuhanmu dan Tuhan datuk nenekmu Ibrahim dan Ismail dan Ishak, iaitu Tuhan yang Maha Esa, dan kepadaNyalah sahaja kami berserah diri (muslim)".
A134
2:134. Mareka itu satu umat yang telah lalu, marekalah akan dapat apa yang mareka kerjakan, dan kamu tidak akan di periksa akan apa yang mareka telah kerjakan.
A135
2:135 Dan mereka (kaum Yahudi dan Nasrani) berkata: "Jadilah kamu pemeluk agama Yahudi atau pemeluk agama Nasrani, nescaya kamu akan mendapat petunjuk". Katakanlah (wahai Muhammad: "Kami orang-orang Islam tidak akan menurut apa yang kamu katakan itu) bahkan kami mengikut agama Nabi Ibrahim yang tetap di atas dasar Tauhid, dan bukanlah ia dari orang-orang musyrik".
A136
2:136 Katakanlah (wahai orang-orang yang beriman): "Kami beriman kepada Allah, dan kepada apa yang diturunkan kepada kami (Al-Quran), dan kepada apa yang diturunkan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dan Nabi Ishak dan Nabi Yaakub serta anak-anaknya, dan juga kepada apa yang diberikan kepada Nabi Musa (Taurat) dan Nabi Isa (Injil), dan kepada apa yang diberikan kepada Nabi-nabi dari Tuhan mereka; kami tidak membeza-bezakan antara seseorang dari mereka (sebagaimana yang kamu - Yahudi dan Nasrani - membeza-bezakannya); dan kami semua adalah Islam (berserah diri, tunduk taat) kepada Allah semata-mata".

Maka dengan bibarapa ayat di atas itu nyatalah bahwa Nabi Ibrahim, Nabi Ya’kub, Nabi Ismail, Nabi Ishak, Nabi Musa, Nabi Isa dan Nabi-nabi yang tidak desebut namanya sehingga Nabi Muhammad kesemuanya itu beragama Islam. Bukan beragama Yahudi, bukan beragama Nasrani, bukan beragama Wahabi, bukan beragama Sunni, bukan beragama Syiah, bukan beragama Ahlis-sunnah waljamaah dan bukan beragama lain selain beragama Islam.
A013
42:13 Allah telah menerangkan kepada kamu - di antara perkara-perkara agama yang Ia tetapkan hukumnya - apa yang telah diperintahkanNya kepada Nabi Nuh, dan yang telah Kami (Allah) wahyukan kepadamu (wahai Muhammad), dan juga yang telah Kami perintahkan kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Musa serta Nabi Isa, iaitu: "Tegakkanlah pendirian agama, dan janganlah kamu berpecah belah atau berselisihan pada dasarnya". Berat bagi orang-orang musyrik (untuk menerima agama tauhid) yang engkau seru mereka kepadanya. Allah memilih serta melorongkan sesiapa yang dikehendakiNya untuk menerima agama tauhid itu, dan memberi hidayah petunjuk kepada agamaNya itu sesiapa yang rujuk kembali kepadaNya (dengan taat).
A064
3:64 Katakanlah (wahai Muhammad): "Wahai Ahli Kitab (yaitu Yahudi dan Nasrani), marilah kepada satu Kalimah yang sama antara kami dengan kamu, iaitu kita semua tidak menyembah/patuh melainkan Allah, dan kita tidak sekutukan denganNya sesuatu jua pun; dan jangan pula sebahagian dari kita mengambil akan sebahagian yang lain untuk dijadikan orang-orang yang dipuja dan didewa-dewakan selain dari Allah". Kemudian jika mereka (Ahli Kitab itu) berpaling (enggan menerimanya) maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah kamu bahawa sesungguhnya kami adalah orang-orang Islam".

Dengan adanya ayat-ayat di atas terbuktilah bahwa “Para Nabi beragama Islam” bukan beragama Yahudi, bukan beragama Nasrani, dan bagitu juga bukan beragama Sunni, bukan beragama Syiah, bukan beragama Wahabi, bukan beragama Ahlis-sunnah dan bukan lainnya, karena agama Yahudi ada selepas Nabi Musa, agama Nasrani ada selepas Nabi Isa, bagitu agama Sunni, Syiah, Wahabi, Ahlis-sunnah ada selepas Nabi Muhammad.

Asalnya agama Islam adalah agama yang satu saja sejak dari Nabi Adam sempai Nabi Muhammad Nabi terakhir.Tetapi oleh sebab politik, Umat Islam yang satu tadi jadi terpecah bibarapa golongan dan masing-masing golongan itu bangga apa yang ada dalam golongan masing-masing. Ya’ni masing-masing golongan itu mangaku bahwa golongan mareka sajalah yang benar dan golongan yang lain salah.

Ini semua berlaku di sebabkan handak memrintah agama dunia, sekurang-sekurangnya handak memrintah agama dalam satu-satu masjid, dan sekurang-sekurang lagi handak memrintah agama dalam rumah tangga.

Cuntuh . dalam sebuah rumah tangga, kalau si suami beragama Islam Sunni sedang si isterinya beragama Islam Syiah, maka dua pasangan suami isteri itu selalu bermusuhan dalam rumah tangganya itu dan anak-anaknya itu menjadi mangsanya, padahal mreka sama-sama beragama Islam , hanya bedanya berlainan golongan Islam, karena si suami beragama Islam golongan Sunni sedang si istrinya Islam golongan Syiah.

Bagitu juga, kalau anak-anak mareka itu belajar agama Islam golongan Wahabi, sedang kedua orang tuanya beragama Islam golongan Ahlis-sunnah, maka anak-anaknya itu mengafirkan kedua ibu bapanya. Karena mareka beragama Islam yang berbeda golongan Islam, yaitu Islam golongan Wahabi dengan Islam golongan Ahlis-sunnah.

A030
30:30 (Setelah jelas kesesatan syirik itu) maka hadapkanlah dirimu (wahai Muhammad dan pengikut-pengikut-Mu) ke arah agama yang jauh dari kesesatan; (turutlah) agama Allah, iaitu agama yang Allah menciptakan manusia untuk menerimanya; tidaklah patut ada sebarang perubahan pada ciptaan Allah itu; itulah agama yang betul lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

A031
30:31. Hendaklah kamu (wahai Muhammad dan pengikut-pengikut-Mu) sentiasa rujuk kembali kepada Allah (Quran) serta bertaqwalah/berwaspdalah kamu kepadaNya; dan kerjakanlah Solat; dan janganlah kamu menjadi dari mana-mana puak orang musyrik -
A032
30:32.(yaitu) dari orang-orang yang memecahbelah agama mereka, dan jadilah mareka bibarapa puak (politik), tiap-tiap puak berbangga dengan (agama) yang ada di sisi mereka masing-masing.

Agama Islam Sama dengan agama Yahudi dengan Nasrani
A113
2:113. Orang-orang Yahudi berkata, "Orang-orang Nasrani tiada sesuatu (agama yang benar)", dan orang-orang Nasrani berkata, "Orang-orang Yahudi tiada sesuatu (agama yang benar)"; dan mereka membaca al-Kitab (Taurat). Demikian juga orang-orang yang tidak mengetahui berkata, serupa dengan ucapan mereka. Allah akan menghakimkan antara mereka pada Hari Kiamat mengenai apa yang mereka memperselisihkan.

Samalah juga orang-orang Sunni berkata :"orang-orang Syiah tidak ada sesutau agama yang benar" dan orang-orang Syiah berkata : "orang-orang Sunni tidak ada sesuatu agama yang benar" padahal mareka sama-sama membaca Al-Quran.

Bagitulah juga orang-orang Wahabi berkata :"orang-orang Ahlis-sunnah tidak ada sesutau agama yang benar" dan orang-orang Ahlis-sunnah berkata : "orang-orang Wahabi tidak ada sesuatu agama yang benar" padahal mareka sama-sama membaca Al-Quran dan Hadis Bukhari, Muslim .

Demikian juga orang-orang yang tidak tahu isi Kitab berkata, serupa dengan ucapan mereka itu. 


Maka jadilah kesemuanya agama itu agama Musyrikin yang mengaku bahwa agama mareka sajalah agama yang betul yang lain salah, 

Maka Allah akan menghakimkan antara mereka pada Hari Kiamat mengenai apa yang mereka memperselisihkan.
*****

Ahad, 20 Oktober 2013

Agama dibagi 2

AGAMA
Agama dibagi 2

1. Menyembah Tuhan hadap ke benda
Seperti Hindu, Buza, Islam
2.Tidak menyembah benda-benada apa pun, Tapi percaya adanya Tuhan
******
1. Menyembah Tuhan menghadap ke benda
Golongan ini, Nak Menyerupai orang Kafir Musyrik, karena orang Kafir Musyrik percaya adanya Tuhan tetapi mareka menyembah sujud menghadap ke patung berhala 
Bezanya orang Kafir Musyrik menghadap ke patung berhala   Orang Islam bangunan Kabah 
Dan Kafir Musyrik menjadikan dalam agama mareka berpuak-puak dan tiap-tiap puaknya itu berbangga dengan apa yang ada upucara Ibadat Menyembah dalam agama mareka masing-masing :
A031
30:31. Hendaklah kamu (wahai Muhammad dan pengikut-pengikut-Mu) sentiasa rujuk kembali kepada Allah (Quran) serta bertaqwalah/berwaspdalah kamu kepadaNya; dan kerjakanlah Solat; dan janganlah kamu menjadi dari mana-mana suku musyrik -
A032
30:32.(yaitu) dari orang-orang yang memecahbelah agama mereka, dan jadilah mareka bibarapa puak (politik), tiap-tiap suku berbangga dengan (agama) yang ada di sisi mereka masing-masing.

Dan menyerupai agama Yahudi dan Nasrani :
A113
2:113. Orang-orang Yahudi berkata, "Orang-orang Nasrani tiada sesuatu (agama yang benar)", 
dan orang-orang Nasrani berkata, "Orang-orang Yahudi tiada sesuatu (agama yang benar)"; 
dan mereka membaca al-Kitab (Taurat). 
Demikian juga orang-orang yang tidak mengetahui berkata, serupa dengan ucapan mereka. 
Allah akan menghakimkan antara mereka pada Hari Kiamat mengenai apa yang mereka memperselisihkan.

Samalah juga orang-orang Sunni berkata :"orang-orang Syiah tidak ada sesutau agama yang benar" 
dan orang-orang Syiah berkata : "orang-orang Sunni tidak ada sesuatu agama yang benar" 
padahal mareka sama-sama membaca Al-Quran.

Bagitulah juga orang-orang Wahabi berkata :"orang-orang Ahlis-sunnah tidak ada sesutau agama yang benar" 
dan orang-orang Ahlis-sunnah berkata : "orang-orang Wahabi tidak ada sesuatu agama yang benar" 
padahal mareka sama-sama membaca Al-Quran dan Hadis Bukhari, Muslim .

Jadi Sunni dengan Syiah sama dengan Yahudi dengan Nasrani juga. 2*5=10, dan  5*2=10 juga .

Demikian juga orang-orang yang tidak tahu isi Kitab berkata, serupa dengan ucapan mereka itu. 

Maka jadilah kesemuanya agama itu agama Musyrik yang mengaku bahwa agama mareka sajalah agama yang betul yang lain salah, 

Maka Allah akan menghakimkan antara mereka pada Hari Kiamat mengenai apa yang mereka memperselisihkan.

Sebenarnya Tuhan sajalah yang tahu siapa yang benar dan siapa yang salah. Tetapi mareka juga tahu siapa yang benar dan siapa yang salah sama dengan Tuhan yang tahu segala-galanya, 

Maka dengan sebab itulah mareka itu di katakan Musyrik yaitu orang-orang yang menyengutukan Allah. ya'ni orang-orang yang menyamakan diri mareka dengan Allah, jadi Allah tahu mareka pun tahu, itulah dikatakan Musyrik.

Untuk menyelamatkan diri kita supaya kita tidak termasuk dalam agama kaum Musyrik yaitu agama penyembah berhala, janganlah kita menyalahkan orang-orang beribadat yang berbeza dengan kita dan kalau ada yang menyalahi cara-cara Ibadat kita itu hadaklah kita berkata sebagaimana Quran ajar kepada kita :
A041
10:41 Dan jika mereka terus-menerus mendustakanmu (wahai Muhammad), maka katakanlah: "Bagiku amalku, dan bagi kamu pula amal kamu. Kamu tidak bertanggungjawab akan apa yang aku kerjakan, dan aku juga tidak bertanggungjawab akan apa yang kamu kerjakan".
 Bismillah
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.
A001
109:1 Katakanlah (wahai Muhammad): "Hai orang-orang kafir!
A002
109:2 "Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
A003
109:3 "Dan kamu tidak mahu menyembah yang aku sembah.
A004
109:4 "Dan aku tidak akan beribadat secara kamu beribadat.
A005
109:5 "Dan kamu pula tidak mahu beribadat secara aku beribadat.
A006
109: "Bagi kamu agama kamu, dan bagiku agamaku".
A084
17:84 Katakanlah (wahai Muhammad): "Tiap-tiap seorang beramal menurut keadaannya sendiri; maka Tuhan kamu lebih mengetahui siapakah (di antara kamu) yang lebih betul jalannya".


********
2.Tidak menyembah benda-benda apa pun, Tapi percaya adanya Tuhan
Golongan ini pula, Nak Menyerupai orang-orang Kafir tidak beragama, karena mareka tidak percaya adanya Tuhan dan tidak juga mareka menyembah benda.
A006
2:6 Sesungguhnya orang-orang kafir (yang tidak akan percaya), sama sahaja kepada mereka: sama ada engkau beri amaran kepadanya atau engkau tidak beri amaran, mereka tidak akan percaya.

Untuk menyelamatkan diri kita supaya kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang Kafir itu. Maka handaklah kita percaya adanya Allah atau Tuhan dan handaklah kita percaya adanya hari akhirat dan berserta berbuat kerja-kerja kebaikan dan menjauhi segala perbuatan kejahatan :
A045
29:45. Bacalah apa yang diwahyukan kepada kamu daripada al-Kitab (Quran), dan lakukanlah solat; sesungguhnya solat itu mencegah perbuatan keji dan mungkar. Peringatan Allah (dalam Quran) adalah lebih besar; dan Allah mengetahui apa yang kamu mengerjakan.
A013
49:13. Wahai manusia, Kami mencipta kamu lelaki dan perempuan, dan membuat kamu berbangsa-bangsa, dan bersuku-suku, supaya kamu mengenali satu sama lain. Sesungguhnya yang paling mulia antara kamu di sisi Allah ialah yang paling bertakwa antara kamu. Sesungguhnya Allah Mengetahui, Menyedari.
A081
2:81. Ia, sesiapa yang mengusahakan kejahatan, dan diliputi pelanggarannya, mereka itulah orang-orang Api Neraka; di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.
A082
2:82. Dan, orang-orang yang percaya dan membuat kerja-kerja kebaikan, mereka itulah orang-orang Taman Syurga; di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.

A122
4:122. Tetapi orang-orang yang percaya, dan membuat kerja-kerja kebaikan, merekalah yang Kami akan memasukkan ke taman-taman Syurga, di bawahnya mengalir sungai-sungai, di dalamnya tinggal selama-lamanya, dan selamanya. Janji Allah benar, dan siapakah yang lebih benar dalam ucapan daripada Allah?
A123
4:123. Ia bukan khayalan kamu, dan bukan juga khayalan ahli Kitab. Sesiapa membuat kejahatan akan dibalas dengannya, dan tidak akan mendapati baginya, selain daripada Allah, seorang wali (pelindung), dan tiada juga penolong.
A124
4:124. Dan sesiapa membuat kerja-kerja kebaikan, lelaki atau perempuan, dan dia seorang mukmin, mereka akan masuk Taman Syurga, dan tidak dizalimi satu bintit pun.
A062
2:62. Sesungguhnya orang-orang yang percaya, dan orang-orang Yahudi, dan Nasrani, dan Sabiin, sesiapa percaya kepada Allah dan Hari Akhir, dan membuat kerja-kerja kebaikan, maka upah mereka adalah di sisi Pemelihara mereka, dan tiadalah ketakutan pada mereka, dan tidaklah mereka bersedih.
A069
5:69. Sesungguhnya orang-orang yang percaya, dan orang-orang Yahudi, dan Sabiin, dan orang-orang Nasrani, sesiapa yang percaya kepada Allah, dan Hari Akhir, dan membuat kerja-kerja kebaikan, maka tiadalah ketakutan pada mereka, dan tidaklah mereka bersedih.

kalau kita katakan bahwa orang Yahudi, orang Nasrani dan orang Sabiin itu telah memelok agama Islam Sunni atau Syiah atau lainnya, maka tidak ada 2 ayat di atas itu, dan tidak ada satu ayat pun dalam Quran yang mengatakan bahwa orang-orang dapat masuk Surga di akhirat itu adalah orang-orang yang memelok agama Islam Sunni atau Syiah atau lainnya.

Memang agama yang di terima oleh Tuhan itu adalah agama Islam karena Tuhan berfirman dalam surah 3 ayat 19 bunyinya bagini :
"إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللهِ الإِسْلاَمُ "
3:19 Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah iyalah Islam (berserah diri)

Tetapi dalam ayat itu tidak disebut Islam Sunni atau Islam Syiah atau lainnya.
*******

Hukum Syara'


Hokum Syara’ atau Syariat  menurut Quran bunyinya bagini :
A013
42:13. Dia (allah) telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama) -Nya orang yang kembali (kepada-Nya).
A018
45:18. Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.
A021
42:21 Patutkah mereka mempunyai sekutu-sekutu yang menentukan - mana-mana bahagian dari agama mereka - sebarang undang-undang yang tidak diizinkan oleh Allah? Dan kalaulah tidak kerana kalimah ketetapan yang menjadi pemutus (dari Allah, untuk menangguhkan hukuman hingga ke suatu masa yang tertentu), tentulah dijatuhkan azab dengan serta-merta kepada mereka (yang berbuat demikian). Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan beroleh azab seksa yang tidak terperi sakitnya.

syari’at bahasa Arab , bahasa melayunya udang-udang , barang yang di jadikan Tuhan keatas Hambanya hokum-hokum lihat kamus marbawi (Malaysia )

Dengan ayat-ayat di atas pahamlah saya bahwa hokum syara’ itu , iyalah hak Tuhan saja
A001
66:1. Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Saya paham setelah Nabi baca ayat di atas , sudah tentunya Nabi tidak berani lagi mengada-ngadakan hokum syara’ rekaan beliau sendiri .

Bagi saya yang berpegang semata-mata Quran tidak boleh mengada-ngadakan hokum syara’ rekaan sendiri:
A087
5:87. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
A059
10:59. Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku tentang rezeki yang diturunkan Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan (sebagiannya) halal". Katakanlah: "Apakah Allah telah memberikan izin kepadamu (tentang ini) atau kamu mengada-adakan saja terhadap Allah?"
A060
10:60 Dan apakah sangkaan orang-orang yang mengada-adakan kata-kata dusta terhadap Allah, (tidakkah mereka akan diazabkan) hari kiamat kelak? Sebenarnya Allah jualah yang melimpahkan kurnia kepada manusia (meliputi rezeki pemberianNya dan hukum-hukum Syarak yang diturunkanNya), tetapi kebanyakan mereka tidak bersyukur.
A116
16:116. Dan janganlah kamu mengatakan terhadap apa yang disebut-sebut oleh lidahmu secara dusta "Ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan kebohongan terhadap Allah. Sesungguhnya orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah tiadalah beruntung.

Orang-orang Musyrik mengharamkan apa yang di Halalkan oleh Allah
A145
6:145 Katakanlah (wahai Muhammad): "Aku tidak dapati dalam apa yang telah diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya melainkan kalau benda itu (1) bangkai, atau (2) darah yang mengalir, atau (3) daging babi - kerana sesungguhnya ia adalah kotor - atau (4) sesuatu yang dilakukan secara fasik, iaitu binatang yang disembelih atas nama yang lain dari Allah". Kemudian sesiapa yang terpaksa (memakannya kerana darurat) sedang ia tidak mengingininya dan tidak melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhan mu Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
A035
16:35 Dan berkatalah orang-orang kafir musyrik: "Kalaulah Allah menghendaki, tentulah kami tidak menyembah selain daripadanya sesuatupun, - (tidak) kami dan tidak juga datuk nenek kami; - dan tentulah kami tidak mengharamkan sesuatu pun dengan ketiadaan perintahnya". Demikianlah juga yang telah dilakukan oleh orang-orang yang terdahulu daripada mereka. (Apa yang mereka katakan itu adalah salah semata-mata) kerana bukankah Rasul-rasul semuanya tidak bertanggungjawab selain daripada menyampaikan (kehendak dan hukum Allah) dengan cara yang jelas nyata?

Dengan keterangan ayat 16:35 ini, orang-orang yang mengharamkan makan daging binatang itu dan daging binatang ini bukanlah orang Islam yang menurut ajaran Quran, Tetapi orang-orang yang menurut ajaran-ajaran dari orang-orang Kafir Musyrikin.
"وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الكَافِرُونَ ".
5:44 ..Barang siapa tidak menghukum menurut apa yang telah di turunkan oleh Allah (Quran), maka adalah mareka itu orang-orang Kafir..

Golongan orang-orang yang beriman kepada Quran, mareka berkata ,apa-apa yang di haramkan dalam Quran mareka haramkan, dan apa-apa yang tidak di haramkan dalam Quran mareka halalkan.

Peringatan, tiap-tiap yang halal bukan berarti wajib makan atau wajib buat, hanya boleh makan bagi orang yang handak makan dan boleh buat bagi orang handak buat .
"إِنَّ الكَافِرِينَ كَانُوا لَكُمْ عَدُوًّا مُبِينًا"
4:101…sesungguhnya orang-orang Kafir itu musuh yang nyata bagi kamu.

Memang agama yang di terima oleh Tuhan itu adalah agama Islam karena Tuhan berfirman dalam surah 3 ayat 19 bunyinya bagini :
"إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللهِ الإِسْلاَمُ "
3:19 Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah iyalah Islam..


*******