Sabtu, 22 Oktober 2016

Sembahyang

Perkataan Solat ada 2 pendapat
 1. Solat maksudnya sembahyang lima waktu sehari semalam.
Cara-cara sembahyangnya pula lihatlah dalam kitab-kitab fiqah mazhab 4 ,
Kalau cara-cara sembahyangnya itu terkeluar dari cara-cara sembahyang yang diatur cara oleh para Mazhab 4 di hukum sembahyangnya itu tidak sah oleh syarak, karena tidak ikut Ulama pewaris Nabi asw.
Cara sembahyang dalam kitab Mazhab IMAM SYAFIEE  Al-Um berbeza dengan kitab-kitab mazhab yang lain dan bagitulah sebaliknya.

Atau cara-cara sembahyangnya itu lihatlah dalam kitab-kitab Hadis Bukhari, Muslim dllnya, 
Kalau cara-cara sembahyangnya itu terkeluar dari cara-cara sembahyang yang diatur cara dalam kitab-kitam Hadis Bukhari, Muslim dllnya, sembahyangnya itu Bid'ah karena tidak ikut Sunnah Nabi asw. sebagaimana Rasulullah asw. sembahyang, sebagaimana Rasulullah asw. bersebda, dalam kitab Hadis Bukhar, Muslim dllnya:
Sembahyanglah kamu sebagaimana kamu lihat aku sembahyang

Cara sembahyang dalam kitab Hadis Bukhar berbeza dengan kitab-kitab Hadis yang ditulis oleh Imam-imam hadis yang lain dan bagitulah sebaliknya.
*********
2. Solat maksudnya, "mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar" sebagaimana firman Tuhan: 
29:45 Bacalah serta ikutlah (wahai Muhammad) akan apa yang diwahyukan kepadamu dari Al-Quran, dan dirikanlah Shalat; sesungguhnya Shalat itu mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar; dan sesungguhnya peringatan Allah (Quran) adalah lebih besar (faedahnya dan kesannya); dan (ingatlah) Allah mengetahui akan apa yang kamu kerjakan.

Shalat "mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar" maksudnya "berkometmen" berbicara satu sama lain, atau  nasihat menasihati satu sama lain:
51:55 Dan tetap tekunlah engkau memberi peringatan, kerana sesungguhnya peringatan (nasihat) itu mendatangkan faedah kepada orang-orang yang beriman.

Kalau kafir mengafir, Bid'ah membid'ah, sesat menyesatkan sesama orang beriman bukanlah nasihat. 

Lihat cuntuh solat para Nabi seblum Nabi Muhammad asw solat :
Nabi Syuib juga di perentah solat "berkometmen" , (surah 11 ayat 84-87)

Cuntuh solat Nabi Syuib:
Isa berkata :
Wajar kalau bingung, karena CARA BERISLAM muslimin berbeda-beda.

Bila menggunakan AL-Quran sebagai reference, Anda tidak akan menjumpai sebutan sholat 3 WAKTU, 5 WAKTU dan 6 WAKTU.

Kata sholat yang berasal dari SHO-LA-WA oleh Al-quran digunakan pada berbagai konteks yang intinya menuju kepada mempeljari dan meyebarkan pemahaman Al-Quran dan menerapkannya.

Contoh Solat Nabi Shuaib 1:
11:84 وَإِلَى مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ وَلَا تَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ إِنِّي أَرَاكُمْ بِخَيْرٍ وَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ مُحِيطٍ 
11:84, Dan kepada penduduk Madyan, (Kami mengirim) saudara mereka Shuaib, ia berkata: “Wahai umatku! layanilah Allah, kamu tidak punya Ilah selain Dia dan janganlah kamu kurangi takaran dan timbangan, sesungguhnya aku melihat kamu dalam kemakmuran tetapi aku kawatir terhadapmu akan hukuman pada suatu hari yang akan menjangkau semuanya.”

11:85 وَيَا قَوْمِ أَوْفُوا الْمِكْيَالَ وَالْمِيزَانَ بِالْقِسْطِ وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ 
11:85, Dan, Wahai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan.

1186 بَقِيَّةُ اللَّهِ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ وَمَا أَنَا عَلَيْكُمْ بِحَفِيظٍ 
11:86, Sisa (keuntungan) dari Allah adalah lebih baik bagimu jika kamu orang-orang yang beriman. Dan aku bukanlah seorang penjaga atas dirimu. 

Jadi sebagaimana yang kita baca pada ayat 11:84-86 bahwa Rasul menyampaikan pesan dari Allah yang memerintahkan kepada kaumnya agar melayani Allah saja dan tidak boleh mengurangi takaran dan timbangan, meskipun hal itu nampak akan menyebabkan kemakmuran. Hasil akhirnya buruk sekali, mereka menahan dari masyarakat terhadap berbagai hal yang menjadi hak mereka, dan mengerjakan kejahatan di daratan yang berakhir dengan malapetaka di atasnya. (lihat juga 7:85-93, 26:176-190, 29:36)

Anjuran-anjuran Syuaib pada ayat 11:84-86 ini, yang berupa arahan baru dinamai “sholat”, tepatnya “sholat”-mu pada ayat 11:87 berikut:

11:87 قَالُوا يَا شُعَيْبُ أَصَلَاتُكَ تَأْمُرُكَ أَنْ نَتْرُكَ مَا يَعْبُدُ آبَاؤُنَا أَوْ أَنْ نَفْعَلَ فِي أَمْوَالِنَا مَا نَشَاءُ إِنَّكَ لَأَنْتَ الْحَلِيمُ الرَّشِيدُ 
11:87 Hai Shuaib, apakah “SHOLAT”-MU menyuruh kamu agar kami meninggalkan apa yang bapak-bapak kami layani atau melarang kami memperbuat apa yang kami kehendaki tentang harta kami. Sesungguhnya kamu adalah orang yang sangat penyantun lagi berakal. (lihat seterusnya di SINI)


Cuntuh Solat Nabi Musa
Nabi Musa juga di perentah solat, (surah 2 ayat 40-43)
2:40 يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَوْفُوا بِعَهْدِي أُوفِ بِعَهْدِكُمْ وَإِيَّايَ فَارْهَبُونِ
2:40 Hai Bani Israel, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhilah janjimu kepada-Ku niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk).

Kita dapati Allah telah memperingati Bani Israel supaya mereka berpegang teguh kepada "Perjanjian" yang telah mereka lakukan apabila mereka terima Taurat. Tiga ayat selepas itu (2:43)

2:43 وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ
2:43 Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.

Kita dapati Allah minta mereka menunaikan "Solla" dan beri (zakaa) "kemurniannya" dan bertunduk patuh sebagimana orang-orang lain bertunduk patuh (orang-orang yang tidak sombong).

Harun berkata:
(1) Adakah mereka diminta untuk mengerjakan "sebahyang ritual" untuk menunaikan "perjanjian" mereka dengan Allah, atau,

(2) mereka diminta untuk "berkomited" dan memurnikan perjanjian yang dibuat dengan Allah. (lihat sepenuhnya di SINI

Cuntuh solat Nabi Isa:

19:30 قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا
19:30. (Nabi isa anak mariam)Berkata, "Sesungguhnya aku hamba Allah; Dia memberi aku al-Kitab, dan menjadikan aku seorang Nabi.

19:31 وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ ‎وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا
19:31. Dia membuat aku diberkati di mana sahaja aku berada, dan Dia mewasiatkan aku supaya berSOLATlah, dan ZAKAT, selama aku hidup,

Kalau solat ini sebagaimana umat islam sembahyang sekarang tentunya kaum kristen kerjakan terlebih dulu sebelum umat islam kerja sekarang .

Dan mareka tidak berkerja lain malain mareka hanya bersholat dan berzakab seumur hidupnya , karena Nabi Isa berkata :" Dia (allah) mewasiatkan aku (isa) supaya berSOLATlah, dan ZAKAT, selama aku hidup " yaitu sejak mareka lahir sehingga mareka mati

Ini berarti Nabi Isa tidak pernah solat sebagaiman umat Islam sembahyang, karena Nabi Isa, solat yang bermaksud "mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar" yang tersebut dalam surah 29:45 di atas tadi.. 

Apakah ada dalam sejarah Nabi Isa pernah mengerjakan perbuatan kejahatan? tentu tidak ada kan?

Ini berarti juga bahwa Nabi Muhammad asw pun tidak pernah solat sebagaiman umat Islam sembahyang sekarang, karena Nabi Muhammad asw, solat yang bermaksud "mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar" yang tersebut dalam surah 29:45 di atas tadi juga.. 
Solatlah kamu sebagaimana kamu lihat aku Solat
Apakah ada dalam sejarah Nabi Muhammad asw pernah mengerjakan perbuatan kejahatan? tentu tidak ada kan?
Haji Kahar Ahmad bertanya: apakah ada perintah sembahyang 5 waktu dalam Quran???"
Masalah Budaya Sembahyang sama dengan masalah Budaya Bubur Asyura 10 muharram karena tidak ada dalil dalam Quran
1. Sembahyang lima waktu sehari semlam, tidak ada dalil Quran mewajibkan sembahyang lima waktu itu, hanya ada dalil-dalil dalam kitab-kitab fiqah Mazhab 4,itu pun cara-cara sembahyagnya pun berbeza-beza, bahkan menyalah satu sama lainya  dan dalil-dalil dalam kitab-kitab Hadis Bukhari, Muslim dllnya, itu pun cara-cara sembahyagnya pun berbeza-beza, bahkan menyalah satu sama lainya.

2. Bubur Asyura 10 muharram juga tidak ada dalil dalam Quran, menyunatkan mengadakan Bubur Asyura 10 muharram, tapi ada Hadis dhaef, yang mengatakan bahwa Nabi suruh memperluaskan pada hari tersebut makanan untuk keluraga dan berikan kepada faqir miskin pada hari 10 muharram,
ada ayat Quran, Tuhan suruh menggalakan untuk memberi makanan kepada orang miskin (surah 107 ayat 3),
107:3 Dan ia tidak menggalakkan untuk memberi makanan yang berhak diterima oleh orang miskin.

Dengan Syarat jangan beri makanan benda-benda yang diharamkan memakanya:
6:145. Katakanlah (wahai Muhammad): "Aku tidak dapati dalam apa yang telah diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya melainkan kalau benda itu 
(1) bangkai, atau
(2) darah yang mengalir, atau
(3) daging babi - kerana sesungguhnya ia adalah kotor - atau 
(4) sesuatu yang dilakukan secara fasik, iaitu binatang yang disembelih atas nama yang lain dari Allah". Kemudian sesiapa yang terpaksa (memakannya kerana darurat) sedang ia tidak mengingininya dan tidak melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhan mu Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.

dan tidak ada satu pun ayat Quran yang melarang beri makanan kepada faqir miskin bubur asyura pada hari 10 muharram itu. 

2. ada hadis dhaef yang mengatakan bahwa ada Nabi kata, buatlah perkara yang baik walau pun perkara itu tidak disuruh dan tidak dilarang, kamu dapat menafaatnya,
dan ada ayat Quran (surah 2 ayat 81-82,62), mengatakan bahwa siapa berbuat baik dapat balasan syurga, dan siapa buat jahat dapat balasan neraka.
2:62 Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasora (Nasrani), dan orang-orang Saabien sesiapa di antara mereka itu beriman kepada Allah dan (beriman kepada) hari akhirat serta berbuat baik, maka bagi mereka pahala balasannya di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) kepada mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.

Oleh karena dalam Quran dan dalam Hadis itu tidak jelaskan tentang bagimana cara-cara berbuat baikannya itu,

lalu ada sebahgian orang-orang Islam mengadakan budaya hadiah benda-benda yang berharga sekurang-kurangnya 100 bat wang Thailand, untuk hadiah orang faqir miskin di hari raya di daerah mereka itu:

ak Samat berkata: Orang awam tahu dalam youtube siarkan tak boleh tipu
8:22 Sesungguhnya sejahat-jahat makhluk yang melata, pada sisi (hukum dan ketetapan) Allah, ialah orang-orang yang pekak lagi bisu, yang tidak mahu memahami sesuatupun (dengan akal fikirannya).

Tiada ulasan:

Catat Ulasan