Sabtu, 8 Oktober 2016

Tuhan larang orang kafir memajukan Masjid

AHOK: FPI Bukan Pembela Islam, Tapi Perusak Islam
Ahok (orag kafir) kata, orang Kafir tidak boleh masuk Masjib, bagimana orang kafir nak masuk Islam???
9:17 Tidaklah layak orang-orang kafir musyrik itu memakmurkan masjid-masjid Allah, sedang mereka menjadi saksi (mengakui) akan kekufuran diri mereka sendiri. Mereka itu ialah orang-orang yang rosak binasa amal-amalnya dan mereka pula kekal di dalam neraka.

Tuhan melarang orang-orang Kafir musyikin itu memakmurkan masjid-masjid Allah, bukanlah Tuhan larang orang-orang kafir yang dikafirkan oleh Ulama-ulama Islam memakmurka Masjid Allah itu, Kalau orang kafir yang di kafirkan oleh Ulama-ulama Islam tidak boleh saorang pun orang Islam memakmurkan Masjid Allah, karena semuanya itu telah dikafirkan oleh Ulama-ulama Islam itu sendiri.
Yang sebenarnya Tuhan larangnya adalah orang-orang kafir musyrikin, karena orang-orang kafir musyrikin itu, adalah orang-orang yang memecahbelah dalam agama mereka,

Siapa orang Kafir Musyrik itu? Jawabnya:
  1. Ulama Yahudi yang percaya kitab Taurat kitab Nabi Musa, tapi mereka berpecahbelah dalam agama mereka.
  2. Ulama Nasrani yang percaya kitab Injil kitab Nabi Isa, tapi mereka berpecahbelah dalam agama mereka.
  3. Ulama Islam percaya kitab Quran kitab Nabi Muhammad, tapi mereka berpecahbelah dalam agama mereka.
Cuntuhnya lihat Gambar di bawah ini
30:31. Hendaklah kamu (wahai Muhammad dan pengikut-pengikutmu) sentiasa rujuk kembali kepada Allah (Quran) serta bertaqwalah kamu kepadaNya; dan kerjakanlah solat; dan janganlah kamu menjadi dari mana-mana golongan orang musyrik -
30:32. Iaitu orang-orang yang menjadikan fahaman agama mereka berselisihan (berpecahbelah) mengikut kecenderungan masing-masing serta mereka pula menjadi berpuak-puak; tiap-tiap puak bergembira dengan apa yang ada padanya.
Kalau orang Kafir Musyrikin memajukan Masjid atau memrintah dunia, tentu manusia sentiasa berperang disebabkan hanya pahaman agama mereka berbeza saja.
9:18. Hanyasanya yang layak memakmurkan (menghidupkan) masjid-masjid Allah itu ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat serta mendirikan solat dan menunaikan zakat dan tidak takut melainkan kepada Allah, (dengan adanya sifat-sifat yang tersebut) maka adalah diharapkan mereka menjadi dari golongan yang mendapat petunjuk.
Orang Kafir Musyrikin bersangat keras kebencian terhadap orang beriman
5:82. Demi sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) akan dapati manusia yang keras sekali permusuhannya kepada orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan demi sesungguhnya engkau akan dapati orang-orang yang dekat sekali kasih mesranya kepada orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Bahawa kami ini ialah orang-orang Nasrani" yang demikian itu, disebabkan ada di antara mereka pendita-pendita dan ahli-ahli ibadat, dan kerana mereka pula tidak berlaku sombong.
Orang beriman adalah orang-orang yang percaya kepada Quran dan kitab-kitab sebelum Quran:
2:4 Dan juga orang-orang yang beriman kepada Kitab "Al-Quran" yang diturunkan kepadamu (Wahai Muhammad), dan Kitab-kitab yang diturunkan dahulu daripadamu, serta mereka yakin akan (adanya) hari akhirat (dengan sepenuhnya).

Jadi orang-orang beriman itu adalah orang-orang yang percaya kepada kitab yang diturunkan kepada mu (Quran) dan kitab-kitab yang di turunkan dahulu daripadamu itu, maksudnya, kitab-kitab orang kristian, kitab orang Yahadi, kitab orang Buza, kitab orang Hindu dllnya .
2:5 Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang-orang yang berjaya.

Jadi orang-orang kafir musyrikin itu menghalang orang-orang awam seperti saya ini dan Ahok membaca kitab-kitab yang di sebut di atas itu, mareka hanya suruh baca kitab-kitab yang di tulis oleh tangan-merka mereka saja.
2:79 Kecelakaan besar bagi orang-orang yang menulis Kitab (agama) dengan tangan mereka, kemudian mereka berkata: "Ini ialah dari sisi Allah", supaya mereka dengan perbuatan itu dapat membeli keuntungan dunia yang sedikit. Maka kecelakaan besar bagi mereka disebabkan apa yang ditulis oleh tangan mereka, dan kecelakaan besar bagi mereka dari apa yang mereka usahakan itu.
Kesimpulan perkataan Ahok yang saya dapat kangkap di seluruh vdo Ahok begini:
1. Ahok berkata
Kami ingin ada tepat untuk orang bersiratur him kira2 gitu, kalau jaman dulu orang berkumpul di Masjid, zaman Nabi dulu, dilatih semua pelatihan mau dagang mau apa belajar pusat, hari ini, mungkin sedikit berbeda, orang pakai tepat itu, tapi tidak semua, kaena kita dikecewalikan agama macam2 percayaan macam2, sesama agama pun belum tentu cucuk juga, atau belum tentu sepahaman juga, kalau tafsir kita sucu berbeda2 kita, bagi tentu bagi pemrintah, bagi damai (Islam) membuat sebuat tempat yang orang berkumpul tapi tetap, saya tidak ingin orang itu tidak mengenal Tuhan, karena konsek pacasila kita bagitu jelas ketuhanan yang maha Esa, dengan di tutup dengan keadilan susial, kalau bilang Imu agama, itu jelas sangat perisipnya dari hukum Tauratnya hukum Nabi semua, itu di tutup dua hukum saja, hablun minallah, hablum minannas (Quran surah 3 ayat 112), ini miripin, bagimana hubungan dengan Tuhan sesama manusia, bagimana bisa mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan juga segenap hati sesama manusia (Injil Markus pasal 12 ayat 26-40), kalau ngomong kasih Tuhan dengan manusia kita butu (berkahdak) teman untuk saling memperduli memperhatikan... , 

Bagitulah perkataan Ahok, tapi Ulama Islam masih berkata, Ahok hina Quran....
******
2. Di vdo lain Ahok terlihat ada mengatakan:
Bapa Ibu, tidak bisa (tidak boleh memilih) saya, di bohongi pakai ayat Quran surah Al Maedah ayat 51, dan mcam2 itu, itu hak bapa ibu, ya, jika bapa itu merasa tidak bisa memilih ini karena saya takut masuk neraka, di bodohin gitu ya, tidak apa2, karena ini panggilan bapa ibu, ....
5:51 Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani itu sebagai teman rapat, kerana setengah mereka menjadi teman rapat kepada setengahnya yang lain; dan sesiapa di antara kamu yang menjadikan mereka teman rapatnya, maka sesungguhnya ia adalah dari golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang berlaku zalim.

Di sebab ayat diatas inilah Ulama Islam mengatakan Ahok menghina Quran, padahal perkataan Yahudi dan Nasrani itu belum tentu di tuju kepada Ahok, ada mungkinan besar ayat itu di tuju kepada Ulama-ulama Islam yang berpecah belah di zaman akhir-akhir ini,

sebagaimana agama Yahudi dengan agama Nasrai di zaman dulu kala itu...
2:113. Dan orang-orang Yahudi berkata: "Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai sesuatu pegangan (agama yang benar)"; dan orang-orang Nasrani pula berkata: "Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan (agama yang benar)"; padahal mereka membaca Kitab Suci masing-masing (Taurat dan Injil). Demikian juga orang-orang (musyrik dari kaum Jahiliyah) yang tidak berilmu pengetahuan, mengatakan seperti yang dikatakan oleh mereka itu. Maka Allah akan menghukum (mengadili) di antara mereka pada hari kiamat mengenai apa yang mereka berselisihan padanya.
Ada yang berpakaian biru artinya damai (Islam), tapi matany merah artinya kafir.
Ada yang matanya putih artinya damai (Islam) tapi pakaiannya merah artinya Kafir.
******
3. Di vdo lain Ahok terlihat ada mengatakan:

Ahok menlaran semblih quran di segala macam tepat, 
karena takut merebat segala penyakit, dia suruh sedia adakan tepat sembelih qurban itu, dan darahnya, tulang belulan dan segala macam itu masti di kamus sepaya tidak merebak penyakit segala, di makianlah maksud Ahok itu....

Tapi Ulama Islam masih berkata, Ahok hina Quran....

Belum lagi Ahok melarang Umat Islam sembahyang di jalan raya, 
karena di situ buat menyusahkan orang-orang bukan Islam yang tidak mewajibkan sembahyang itu lalu lalang di situ dan lebih-lebih lagi kalau ada orang sakit tenat atau ibu mau beranak, perlu jalan itu untuk menuju kerumah sakit.

Kalau Ahok larang macam tu, Ulama Islam lagi berkata, Ahok hina Quran...saolah-olah cara umat Islam sembahyang itu di perintah oleh Tuhan dalam Quran.. 
AHOK TIDAK MENGHINA ALQURAN, TAPI AHOK JUSTRU MEMPERSATUKAN KITA AGAR TIDAK TERPECAH
3:104 Dan hendaklah ada di antara kamu satu puak yang menyeru (berdakwah) kepada kebajikan (mengembangkan Islam), dan menyuruh berbuat segala perkara yang baik, serta melarang daripada segala yang salah (buruk dan keji). Dan mereka yang bersifat demikian ialah orang-orang yang berjaya.

Ayat diatas tidak menujukan bahwa Ulama-ulama Islamlah yang menyeru (berdakwah) kepada kebajikan (mengembangkan Islam), dan menyuruh berbuat segala perkara yang baik, serta melarang daripada segala yang salah (buruk dan keji). Dan mereka yang bersifat demikian ialah orang-orang yang berjaya.

Ahok! Al Maidah Memang Melarang Memilih Pemimpin Non Muslim - Ustadz Khalid Basalamah | Buya Yahya
5:54 Wahai orang-orang yang beriman! Sesiapa di antara kamu berpaling tadah dari agamanya (jadi murtad), maka Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Ia kasihkan mereka dan mereka juga kasihkan Dia; mereka pula bersifat lemah-lembut terhadap orang-orang yang beriman dan berlaku tegas gagah terhadap orang-orang kafir, mereka berjuang dengan bersungguh-sungguh pada jalan Allah, dan mereka tidak takut kepada celaan orang yang mencela. Yang demikian itu adalah limpah kurnia Allah yang diberikanNya kepada sesiapa yang dikehendakiNya; kerana Allah Maha Luas limpah kurniaNya, lagi Meliputi PengetahuanNya.

mereka berjuang dengan bersungguh-sungguh pada jalan Allah, dalam ayat ini tidak menujukan bawah Ulama-ulama Islam berjuang dengan bersungguh-sungguh pada jalan Allah.
5:55 Sesungguhnya Penolong kamu hanyalah Allah, dan RasulNya, serta orang-orang yang beriman, yang mendirikan sembahyang, dan menunaikan zakat, sedang mereka rukuk (tunduk menjunjung perintah Allah).

Sesungguhnya Penolong kamu hanyalah Allah, dalam ayat ini tidak menujukan bahwa Ulama-ulama Islamlah jadi Penolong kita orang awam di dunia ini, bahkan memecabelah umat Islam itu memang ada.
5:56 Dan sesiapa yang menjadikan Allah dan rasulnya serta orang-orang yang beriman itu penolongnya (maka berjayalah dia), kerana sesungguhnya golongan (yang berpegang kepada agama) Allah, itulah yang tetap menang.

kerana sesungguhnya golongan (yang berpegang kepada agama) Allah, itulah yang tetap menang. dalam ayat ini juga tidak menunjukan bahwa Ulama-ulama Islamlah yang berpegang kepada agama Allah, 
5:57 Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengambil orang-orang yang menjadikan agama kamu sebagai ejek-ejekan dan permainan - dari orang-orang yang telah diberikan Kitab sebelum kamu, dan orang-orang kafir musyrik itu: menjadi penolong-penolong; dan bertaqwalah kepada Allah, jika kamu benar-benar orang yang beriman.

Wahai orang-orang yang beriman! dalam ayat diatas tidak menujukan bawah orarang-orang yang beriman adalah Ulama-ulama Islam saja. karena dalam Quran tidak ada perkataan Ulama Islam, hanya yang ada 1. Orang beriman, 2. orang kafir musyrik, 3. orang munafiq, 4.orang pasik... 

Orang beriman itu, Quran tidak jelaskan bahwa Ulama-ulama Islamlah orang-orang yang beriman kepada Allah yang sebenarnya.

Yang saya tahu, Ulama-ulama Islamlah saja yang mengaku-ngaku bahwa mereka2 sajalah orang2 yang benar-benar beriman kepada Allah, sedang orang lain adalah kafir:
 34:20. Iblis mengesahkan sangkaannya terhadap pengikutnya, dan pengikutnya itu mengikutinya, kecuali segolongan daripada orang-orang mukmin(yang berpercaya kepada Quran dan kitab-kitab sebelum Quran).
10:99. Dan sekiranya Tuhan kamu hendaki, sesiapa yang di bumi tentu mareka beriman kesemuanya. Adakah kamu akan paksa manusia sehingga mereka menjadi orang-orang beriman (seperti kamu)?

Orang Buddha berkata damai dan harmurni pada hari waisak
Orang Islam yang benar berkata amal ma'ruf nahi mungkar
KH Said Aqil Siradj - Tentang Pemrintah orang kafir
Gus Nuril berkomentar ahok dan FPI yang demo Kemaren
Pesan Nuril :
Jadi tentera polisi agama. ini berarti menhina agama dan mendusta agama, karena Allah sudah punya sendiri ada Nabinya, kamadian ini ada tenteranya menegak agama dan sebagainya, sudahlah ada nagara menerbirkan nagaranya, membikin rakyat makmur tenteram itu sudah benar sudah sesuai dengan perintah Al- Quran,.....

Pesan cinta dari al habib jufri :
Saya mencintai saorang muslim walau pun ia berselisih pendapa dengan saya dalam masalah agama, walau pun ia mengafirkan saya, walau pun ia halalkan darah saya, walau pun ia nampakan kebencian dihadapan saya, saya tetap mencintianya, saya benci akhlaknya, tapi saya mencintianya, dalam dirinya ada cahaya, lailahailallah, dia dinisbahkan saidina Muhammad karena dia bahgian dari umatnya.
bagitu juga..... saya mencintai non muslim,
saorang Nasrani.. iya betul saya mencintai Nasrani, tidak lebih dari itu adalah yahudi,
saya benci kekafiran saorang kafir, tapi saya tidak benci orang kafir.
saya benci kemaksiatan pendosa tapi saya tidak benci dirinya, 
saya siap menerima hal ini dan bertukar pikiran dengan para Ulama dari golongan yang memandang ucapan saya tidak benar.
saya cium tangan mereka tapi saya berbeza pendapat dengan mereka dalam hal ini, ini yang saya belajari , ini yang saya belajari dari akhlak Rasulullah asw. ta'zim kernia allah atas sesaorang "kami telah memuliakan anak-anak adam"  jenazah orang yahudi sedang lewat dihadapan Beliau lalu Beliau berdiri ASW. Wahai Rasulullah, itu adalah jenazah saorang Yahudi? " beliau menjawab :"bukankah dia saorang manusia?"
Detik-detik Nusron Wahid Mengamuk dan Hina Ulama Belain Ahok di Acara ILC
Pak Samat berkata: Orang awam tahu dalam youtube siarkan tak boleh tipu
8:22 Sesungguhnya sejahat-jahat makhluk yang melata, pada sisi (hukum dan ketetapan) Allah, ialah orang-orang yang pekak lagi bisu, yang tidak mahu memahami sesuatupun (dengan akal fikirannya).

Jumaat, 7 Oktober 2016

Apa hukum orang tak sembahyang???

Apa hukum orang tak sembahyang???
1. Hadis dari Saidina Usman berkata :
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم من مات وهو يعلم أنه لا إله إلا الله دخل الجنة
Rasulullah bersebda " barang siapa meninggal dunia, sedangkan dia meyakini, bahwa tidak ada Tuhan malainkan Allahmaka dia masuk syurga" (hadis muslim juzu' 1/35 no 43 )

Hadis dari Saidiana Usman di atas itu, tidak berlawan dengan ayat Quran di bawah ini:
47:19 Oleh itu, maka tetapkanlah pengetahuanmu dan keyakinanmu (wahai Muhammad) bahawa sesungguhnya tiada Tuhan melainkan Allah, dan mintalah ampun kepadaNya bagi salah silap yang engkau lakukan, dan bagi dosa-dosa orang-orang yang beriman - lelaki dan perempuan; dan (ingatlah), Allah mengetahui akan keadaan gerak-geri kamu (di dunia) dan keadaan penetapan kamu (di akhirat).

Hadis dari Saidina Usman dan ayat Quran surah 47 ayat 19 diatas itu tidak menujukan, bahwa orang-orang tak pernah tinggal sembahyang, bila menggal dunia, masuk syurga. 

2. Hadis Dari Saidina Umar berkata:
أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ مَاتَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ قِيلَ لَهُ ادْخُلْ الْجَنَّةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ الثَّمَانِيَةِ شِئْتَ
Ia mendengar Rasulullah, saw kata Mati beriman kepada Allah dan hari akhir ia diberitahu masuk surga dari salah satu dari delapan pintu surga yang Anda inginkan (musnad ahmad)

Hadis dari Saidian Umar di atas itu tidak berlawan dengan ayat Quran di bawah ini:
2:62. Sesungguhnya orang-orang yang percaya (kepada Quran kitab Nabi Muhammad), dan orang-orang Yahudi (yang percaya kepada Taurat), dan Narani (yang percaya kepada Injil kitab Nabi Isa), dan Sabiin (yang percaya kepada kitab-kitab sebelum Taurat kitab Nabi Musa), sesiapa percaya kepada Allah dan Hari Akhir, dan buat kerja-kerja baik, maka upah mereka adalah di sisi Pemelihara Tuhan mereka, dan tiada ketakutan pada mereka, dan tidaklah mereka bersedih.

Hadis dari Saidina Umar dan ayat Quran surah 2 ayat 256 diatas itu tidak menujukan, bahwa orang-orang tak pernah tinggal sembahyang, bila menggal dunia, masuk syurga.

Tentang masuk neraka dan masuk syurga menurut Quran
orang buat jahat dan sentiasa berbuat jahah masuk neraka dan kekal dilamnya:
2:81 (Ia), sesungguhnya sesiapa yang berbuat kejahatan dan ia diliputi (ditenggelamkan) oleh kesalahannya itu, maka merekalah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya.

ayat diatas tidak menujukan bahwa orang tak sembahyang masuk neraka kekal didalamnya
2:82 Dan orang-orang yang beriman serta berbuat baik, merekalah ahli syurga, mereka kekal di dalamnya.

ayat diatas tidak menujukan bahwa orang tak pernah tinggal sembahyang lima waktu itu masuk syurga kekal didalamnya

3. Hadis dari Ibnu Umar anak saidiana Umar berkata:
أُمِرْتُ أَنْ أَقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَإِلَةَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ ، وَيُقِيمُوا الصَّلاَةَ وَيُؤْتُو الزَّكَاةَ ، فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَعَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَ هُمْ وَأَمْوَالُهُمْ إِلاَّ بِحَقِّ الإِسْلاَمِ ، وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللهِ
“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka 
(1) bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah, kecuali Allah dan 
(2) bahwa Muhammad adalah Rasulullah, 
(3) mendirikan Sembahyang, dan 
(4) menunaikan cukai zakat. Apabila mereka melakukan itu, mereka telah melindungi darah dan harta mereka dari-Ku, kecuali dengan hak Islam dan hisabnya atas Allah.”

Hadis di atas menujukan orang tak sembahyang kafir dan halal darahnya, Hadis ini selalu diguna pakai oleh Ulama-ulama Islam pelampau batas dalam agamanya sendiri yaitu agama Islam.

Padahal Hadis dari Ibnu Umar diatas itu berlawan dengan ayat di bawah ini:
2:256 Tidak ada paksaan dalam agama (Islam), kerana sesungguhnya telah nyata kebenaran (Islam) dari kesesatan (kufur). Oleh itu, sesiapa yang tidak percayakan Taghut (Ketua agama pelampau), dan ia pula beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada simpulan (tali agama) yang teguh yang tidak akan putus. Dan (ingatlah), Allah Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.

tetapi ayat di atas ada Ulama Islam memutar belik ayat itu dengan katanya:
Tentang hukum kafir menurut Ulama Islam memang manyak sehingga tidak ada sorang pun orang Islam.
cuntuhnya:
Ulama Ahlis sunnah menghukum kafir terhadap orang Syiah, padahal orang Syiah pun sembahyang lima waktu juga 

Ulama Ahlis Sunnah menghukum kafir terhadap orang Ahmadiah, padahal orang Ahmadiah pun sembahyang juga.

Ulama Ahlis Sunnah menghukum kafir terhadap orang Wahbi, padahal orang Wahabi pun sembahyang juga.

Ulama Wahabi menghukum Ahli Bid'ah terhadap orang Ahli Sunnah, padahal orang Ahli sunnah pun sembahyang juga.

Pendek kata kalau menurut Ulama-ulama Islam, tidak ada saorang pun orang Islam didunia ini, karena selain orang sembahyang menghadap ke berhala di hukum kafir, orang-orang Islam sama-sama sembahyang menghadap kekabah yang satu di Mekah itu pun di hukum kafir juga...

Orang sembahyang menghadap ke berhala di merata-rata tepat, telah disepakat oleh Ulama Islam menghukum kafir, dan orang sembahyang menghadap ke kabah yang satu di Mekah pun dihukum kafir juga, Jadi mana orang Islam yang sebenarnya???

yang saya tahu hal ini, melalui ceramah-cerama dari Ulama-ulama Islam dalam youtub-youtub memang benar-benar berlaku seperti itu.

dan saya pernah juga dengar ceramah-ceramah agama Buddha, Hindu, Kristian tidak ada mereka kafir mengafir sesama mereka. apakah mereka tidak perlu kafir mengafir sesama mereka itu di sebabkan mereka itu semua telah di hukum kafir orang Ulama-ulama Islam ???

Kalau itu sebabnya, maka mereka terselamat dari permusuh-musuhan sesama mereka sendiri Amin,

Tidak seperti orang-orang Islam bermusuh-musuhan sesama mereka sendiri tidak berhanti-hanti sampai kekiamat nanti hanya dalam bab sembahyang lima waktu saja. minta' berlindung kepada Tuhan, supaya orang-orang sembahyang menghadap ke patung berhala di merata-rata tepat itu tidak terjadi sebagaimana orang-orang sembahyang menghadap ke kabah yang satu di Mekah , kafir mengafir dan bermusuh-musuhan sesama mereka sendiri, lantaran cara-cara sembahyang menghadap ke bangunan Kabah yang satu di Mekah - Amin.
Maka dengan sebab itulah agama Islam terkenal seluruh dunia, karena di mana ada orang Islam, maka adalah perkataan kafir mengafirkan sesama mereka....

peringatan
Saya guna kataan "Hadis dari Saidina Usman, Hadis dari saidina Umar dan Hadis dari Ibnu Umar", dan saya tidak juga gunakan perkataan Hadis dari Nabi, sebah setahu saya Hadis Nabi yang sebenarnya adalah Al-Quran, karena Al-Quran juga di sebut Hadis:
39:23. Allah turunkan hadis paling baik sebagai sebuah Kitab, yang serupa (mutasyabihat) dalam pengulangannya, dengannya digentarkan kulit orang-orang yang takut kepada Pemelihara mereka; kemudian kulit mereka dan hati mereka jadi lembut pada Peringatan Allah. Itu petunjuk Allah, dengannya Dia beri petunjuk kepada sesiapa Dia hendaki; dan sesiapa Allah sesatkan, maka tidak ada baginya yang beri petunjuk.

Dalam ayat diatas Allah tidak kata, Allah turunkan Hadis Bukhari, Muslim dllnya paling baik sebagai sebuah kitab. dan Allah tidak kata juga, Allah turunkan Hadis Bukhari, Muslim dllnya itu untuk menyepurnakan Quran.paling baik sebagai sebuah kitab
77:50 maka kepada Hadis yang mana lagi, sesudah itu, mereka mahu beriman?

Dalam ayat diatas ini juga allah tidak mengatakan, Maka kepada Hadis yang mana lagi sesudah Hadis Bukhari, Muslim dllnya itu, mareka mahu beriman?

Maka perkataan dalam dua ayat diatas itu memang jelas bahwa perkataan Hadis itu adalah Quran, bukan hadis Bukhari, Muslim dllnya, Maaf itu adalah pahaman saya sendiri...

Rabu, 5 Oktober 2016

Hukum Fiqah tak sama dengan Hukum Hadis, tak sama dengan Hukum Quran karena kitabnya berbeza, maka hukum pun berbeza.

 Hukum Fiqah tak sama dengan Hukum Hadis, tak sama dengan Hukum Quran karena kitabnya berbeza, maka hukum pun berbeza:
Cuntuhnya, tentang hukum cara-cara sembahyang lima waktu, 

1. Ulama Fiqah berkata, sah sembahyang walau pun tak baca surah, di makianlah hukum-hukum dalam ktiab Fiqah Mazhab 4.

2. Ulama Hadis pula berkata, tak sah sembahyang kalau tak baca suruh, karena kitab wajib sembahyang mengikut cara Nabi, karena Nabi baca surah, kalau sembahyang tidak ikut cara Nabi tidak sah dan Bid'ah, karena Nabi bersabda:
Sembahyanglah kamu sebagaimana kamu melihat Aku sembahyang

Maka dengan sebab ada Hadis diatas itulah, sudah jelas kalau ada orang sembahyang tidak ikut cara-cara Nabi Sembahyang adalah tidak sah dan Bid'ah masuk neraka:
3. Ulama Quran pula berkata, sembahyang lima waktu dan cara-cara sembahyang tidak ada dalam Quran, hanya ada dalam kitab-kitab Fiqah Mazhab 4 , dan dalam kitab-kitab Hadis Bukhari, Muslim dllnya. 
Kahar Ahmad kata sembahyang lima waktu tidak ada dalam Quran,

Oleh karena tidak dalil dalam Quran mewajibkan sembahyang lima waktu itu, maka Ulama-ulama Fiqah mengadakan hukum mewajibkan sembahyang lima waktu itu atas nama Ulama-ulama karena tidak ada dalam Quran, dan cara-cara sembahyangnya itu, dengan cara bagitu dan cara begini atas nama Ulama itu Ulama Ini, karena tidak ada dalam Quran.

Dan bagitu juga Ulama-ulama Hadis mengadakan hukum wajib sembahyang lima waktu itu atas nama Nabi kta bagitu dan bagini, karena tidak ada dalam Quran, dan cara-cara sembahyangnya itu, dengan bagitu dan begini atas nama Nabi juga Nabi buat gitu dan buat bagini, karena tidak ada dalam Quran juga.
Ini berarti orang2 berbohong atas nama Nabi lebih berat daripa orang berbohong atas Nama Ulama

Kalau ada dalam Quran Tuhan perintah sembahyang lima waktu, sudah tentu Ulama Fiqah dan Ulama Hadis tidak kafir mengafir sesama mereka dan tidak juga bid'ah membid'ah sesama mereka, karena mereka sama-sema sembahyang ikut cara-cara sembahyang dalam Quran, bukun ikut cara-cara sembahyang dalam kitab-kitab Fiqah Mazhab 4 dan tidak juga mereka ikut dalam  kitab-kitab Hadis Bukhari, Muslim dllnya, karena ktab-kitab Fiqah Mazhab 4, dan kitab-kitab Hadis Bukhari, Muslim dllnya, karena kitab-kitab itu semua bukanlah kitab-kitab Tuhan, yang di turunkan kepada Nabi Muhammad bersama dengan Quran, yang wajib kita ikutinya..

Sabtu, 1 Oktober 2016

Hukum Islam hanya pendapat Ulama Islam saja bukan Hukum dari Tuhan

Hukum Haram mkan katak.
Hukum makan katak - Ustaz Azhar Idrus
16:116. Dan janganlah kamu (Ulama-ulama Agama) berdusta dengan sebab apa yang disifatkan oleh lidah kamu: "Ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan sesuatu yang dusta terhadap Allah; sesungguhnya orang-orang yang berdusta terhadap Allah tidak akan berjaya.
6:145. Katakanlah (wahai Muhammad): "Aku tidak dapati dalam apa yang telah diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya melainkan kalau benda itu bangkai, atau darah yang mengalir, atau daging babi - kerana sesungguhnya ia adalah kotor - atau sesuatu yang dilakukan secara fasik, iaitu binatang yang disembelih atas nama yang lain dari Allah". Kemudian sesiapa yang terpaksa (memakannya kerana darurat) sedang ia tidak mengingininya dan tidak melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhan mu Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
66:1. Wahai Nabi, mengapa kamu haramkan apa yang Allah halalkan bagi kamu, untuk mencari kepuasan hati isteri-isteri kamu? Dan Allah Pengampun, Pengasih.

Saya pikir, bila Nabi menerima wahyu diatas yaitu surah 66 ayat 1 itu, Beliau tak berani lagi handak mengharamkan makanan yang Beliau tak suka makan..

**********
Titi sirat
Mengimani Kewujudan Titian Sirat - Ustaz Azhar Idrus
Nabi Muhammad tidak tahu perkara yang Gaib
6:50 Katakanlah (wahai Muhammad); "Aku tidak mengatakan kepada kamu (bahawa) perbendaharaan Allah ada di sisiku, dan aku pula tidak mengetahui perkara-perkara yang ghaib; aku juga tidak mengatakan kepada kamu bahawasanya aku ini malaikat, aku tidak ikut melainkan apa yang diwahyukan kepadaku (Quran) ". Bertanyalah (kepada mereka): "Adakah sama orang yang buta dengan orang yang celik? Tidakkah kamu mahu berfikir?"

Tetapi Ulama-ulama ada menceritakan tentang perkara yang Gaib dengan cara dusta :
{53:35} أَعِنْدَهُ عِلْمُ الْغَيْبِ فَهُوَ يَرَى
53:35 Apakah DIA mempunyai pengetahuan tentang yang gaib sehingga dia mengetahui (apa yang dikatakan)?

Ayat di atas, tidak di kecewalikan Bukhari yang tahu perkara-perkara yang Gaib itu 

{18:5} مَا لَهُمْ بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِآبَائِهِمْ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ إِنْ يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا
18:5 Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta.

Ayat di atas, tidak juga di kecewalikan Bukhari yang tidak berdusta . 

***********
Siksa Kubur
Siksa kubur - Ustaz Azhar Idrus 1
40:10 Sesungguhnya orang-orang yang kafir akan dipanggil dan dikatakan kepada mereka (pada hari kiamat): "Demi sesungguhnya! Kebencian Allah (kepada kamu) lebih besar daripada kebencian kamu kepada diri sendiri, (sebabnya kerana) semasa kamu diseru dan diajak (di dunia dahulu) supaya beriman, (kamu enggan dan menolak), lalu kamu terus berkeadaan kufur".
40:11 Mereka menjawab: "Wahai Tuhan kami! Engkau telah menjadikan kami berkeadaan mati dua kali, dan telah menjadikan kami bersifat hidup dua kali, maka kami (sekarang) mengakui akan dosa-dosa kami. Oleh itu adakah sebarang jalan untuk (kami) keluar (dari neraka)?"

Tafsir A Hasan bandong cacatan kaki 3436: sebelum Tuhan adakan manusia, manusia tidak ada, hal tidak ada ini dipandang satu kematian, lantas kita dijadikan. ini hidup pertama, lalu kita mati, ini mati kedua, di akhir kelak, kita dibangkitkan, ini hidup kedua.
36:52. Mereka berkata, "Celakalah kami! Siapakah yang bangkitkan kami daripada tempat tidur kami? Inilah apa Yang Pemurah janjikan, dan para utusan berkata benar." 

36:53. Ia hanya satu Teriakan; kemudian tiba-tiba, mereka kesemuanya dihadapkan kepada Kami. 

36:54. Maka pada hari ini, tiada jiwa dizalimi sedikit pun, dan tidaklah kamu dibalas melainkan dengan apa kamu buat.

Ayat-ayat di atas tidak ada keterangan ada azab kubur.

***********

Ulama menulis kitab agama dengan tangan mereka kamadian mereka kata "Ini dari Tuhan"
2:79 Kecelakaan besar bagi orang-orang yang menulis Kitab (agama) dengan tangan mereka, kemudian mereka berkata: "Ini ialah dari sisi Allah", supaya mereka dengan perbuatan itu dapat membeli keuntungan dunia yang sedikit. Maka kecelakaan besar bagi mereka disebabkan apa yang ditulis oleh tangan mereka, dan kecelakaan besar bagi mereka dari apa yang mereka usahakan itu.

Cuntuhnya, Ulama Sunni, Ulama Wahabi dll, berkata, Beza Islam dengan Kafir adalah Sembahyang,

Cuntuhnya, orang Hindu, orang Buddha, orang Yahudi, orang Kristian sembahyang sembah Tuhan menghadap atau berkiblat kearah patung batu berhala di merata-rata tepat, kalau mereka hipunkan berhala-berhala mereka ke satu tempat sudah tentu banyaknya orang-orang menyebah berhala, oleh karena berhala2 itu berada di merata-rata tepat, makanya orang2 menyembah berhalanya itu, nampaknya sedikit, tetapi mereka tetap bersatu mengajak munusia menyuruh berbuat baik, melarang berbuat jahat, karena itulah tujuan mereka beragama.
patung berhala
patung berhala di Indonesia
Orang Buddha berkat, "Damaikan dihari waisak, kalau kamu beribadah benar pasti kamu ushakan damai orang sekitar kamu, kalau kamu ibadah tidak benar pasti kamu bermusuhan orang sekitar kamu"
Orang Islam yang benar berkata amal ma'ruf nahi mungkar
********
Sedangkan orang Islam Sunni, Syiah, Wahabi dllnya semuanya itu sembahyang sembah Tuhan menghadap atau berkiblat kearah Kabah yang satu di Mekah, makanya terlihatlah orang2 sembah Kabahnya itu kelihatan banyak sekali, tetapi mereka tetap berpecahbalah masing-masing mereka kafir mengafir sesama mereka di sebabkan cara-cara sembah kabah itu berbeza, sehingga mereka bunuh membunuh sesama mereka, seperti mana kilihat di tv dan di youtube-youtube, di mana adanya orang Islam di situlah ada perbunuhan di sebabkan cara-cara sembah kabah mereka berbeza. 
Asal Usul Pembangunan Ka'bah dan Qurban - Khazanah September 2016

Ritual nyleneh kelompok Syiah disekitar Jabal Ar-Rahmah
Jais pantau pusat gerakan Ahmadiah

Padahal Ulama Sunni dan Ulama Ahmadiah sama2 sembah Kabah yang satu belaka
di dalam kabah
Kabah akan Hancur
Ulama Sunni, Ulama Wahabi menghukum Kafir kepada orang Hindu, orang Buddha, orang Yahudi, orang Kristian, karena mareka itu tidak sembah Tuhan menghadap kebangunan Kabah yang satu di Mekah, padahal mereka juga sembah Tuhan yang sama, hanya bezanya mereka menghadap kepatung berhala.

Ulama Sunni dengan Ulama Wahabi pun kafir mengafirkan sesama mereka, padahal mareka sama-sama sembahyang sembah Tuhan menghadap atau berkiblat kearah Kabah yang di satu di Mekah
Ulama Sunni berpendapat, Sunat baca qunuh dalam sembahyang subuh, karena Nabi Muhammad baca qunuh subuh sehingga Beliau wafat.
Ulama Wahabi berpendapat, Bid'ah baca qunut dalam sembahyang subuh, karena Nabi Muhammad tak pernah baca qunut subuh sehingga Beliau wafat.
Jadi kedua-dua Ulama Islam yang terbesar ini guna atas nama Nabi Muhammad yang sama, supaya pengikutnya percaya apa yang mereka katakanya itu.

Maka dengan sebab itulah juga saya pikir, Haji Kahar Ahmad kata, sembahyang lima waktu tidak di perintah dalam Quran:
Pertanyaan Haji Kahar Ahmat itu, kalau sembahyang lima waktu itu ada dalam Quran, tentu Ulama Sunni, Ulama Wahabi, Ulama Syiah dllnya, tentu mereka menjawabnya dan beri tahu nama surahnya dan number ayatnya, supaya orang awam saya ini tahu, bahwa memang benar-benar sembahyang lima waktu ada dalam Quran.

Sambungan ayat di atas bunyinya bagini:
2:80 Dan mereka berkata: "Kami tidak sekali-kali akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang tertentu". Katakanlah (wahai Muhammad): "Adakah kamu sudah mendapat janji dari Allah supaya (dengan itu) Allah tidak akan menyalahi janjiNya, atau hanya kamu mengatakan atas nama Allah sesuatu yang tidak kamu mengetahuinya?"

Ulama Sunni, Ulama Syiah, Ulama Wahabi, berkata, orang Kristian, orang Yahudi, orang Buddha, orang Hindu masuk neraka kekal didalamnya, sedangkan mereka, tidak sekali-kali akan disentuh oleh api neraka kecuali beberapa hari yang tertentu saja.
sambungan maksud ayat diatas 2:80 diatas tadi:
Katakanlah (wahai Muhammad): "Adakah kamu sudah mendapat janji dari Allah supaya (dengan itu) Allah tidak akan menyalahi janjiNya, atau hanya kamu mengatakan atas nama Allah sesuatu yang tidak kamu mengetahuinya?"
2:81 sesungguhnya sesiapa yang berbuat kejahatan dan ia diliputi (ditenggelamkan) oleh kesalahannya itu, maka merekalah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya.
2:82 Dan orang-orang yang beriman serta berbuat baik, merekalah ahli syurga, mereka kekal di dalamnya.
2:62 Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orang-orang Yahudi dan orang-orang Nasora (Nasrani), dan orang-orang Saabien sesiapa di antara mereka itu beriman kepada Allah dan (beriman kepada) hari akhirat serta beramal soleh, maka bagi mereka pahala balasannya di sisi Tuhan mereka, dan tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) kepada mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.

Orang Buddha berkata:
74:4 Dan pakaianmu, maka hendaklah engkau bersihkan.

Pakain di sini, maksudnya, agama maka hendaklah engkau bersihkan daripada perbuatan syirik...

Syirik yang paling besar dalam Quran adalah orang-orang yang memecahbelah dalam agama yang menyebabkan manusia bermusuh-musuhan dan berbunuh-bunuhan dalam agama disebabkan pahaman dalam agamanya berbeza jaga:
30:31. Hendaklah kamu (wahai Muhammad dan pengikut-pengikutmu) sentiasa rujuk kembali kepada Allah (Quran) serta bertaqwalah kamu kepadaNya; dan kerjakanlah solat; dan janganlah kamu menjadi dari mana-mana golongan orang musyrik -
30:32. Iaitu orang-orang yang menjadikan fahaman agama mereka berselisihan mengikut kecenderungan masing-masing serta mereka pula menjadi berpuak-puak; tiap-tiap puak bergembira dengan apa yang ada padanya.
Syirik ini merbahya karena Tuhan tidak ampun dosa syirik Tuhan akan ampun dosa selain daripada itu:
Karena orang-orang Syirik bersangatan keras permusuhan terhadap orang-orang yang beriman:
5:82. Demi sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) akan dapati manusia yang keras sekali permusuhannya kepada orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan demi sesungguhnya engkau akan dapati orang-orang yang dekat sekali kasih mesranya kepada orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Bahawa kami ini ialah orang-orang Nasrani" yang demikian itu, disebabkan ada di antara mereka pendita-pendita dan ahli-ahli ibadat, dan kerana mereka pula tidak berlaku sombong.

Karena orang-orang Syirik ini paksa manusia menyembah Tuhan sebagaimana yang dia menyembah:
Quran pegangan orang Islam menjelaskan: "Tiap-tiap orang berbuat (ibadat) menurut caranya masing-masing". Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya."
17:84 Katakanlah: "Tiap-tiap orang berbuat (ibadat) menurut caranya masing-masing". Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.
10:41. Jika mereka dustakan kamu, maka katakanlah, "Bagiku amalanku, dan bagimu amalanmu; kamu berlepas diri daripada apa yang aku buat, dan aku berlepas diri daripada apa kamu buat."
Kalau kita berdebat dengan ahli agama musyirik Quran pegangan orang Islam suruh kita :"sesungguhnya (tiap-tiap satu golongan), sama ada golongan kami atau golongan kamu - (tidak sunyi daripada salah satu dari dua keadaan): keadaan tetapnya di atas hidayah petunjuk atau tenggelamnya dalam kesesatan yang jelas nyata ".
34:24 Bertanyalah (wahai Muhammad kepada orang-orang musyrik itu): "Siapakah yang memberi rezeki kepada kamu dari langit dan bumi?" Terangkanlah jawabnya: "Ialah Allah; dan sesungguhnya (tiap-tiap satu golongan), sama ada golongan kami atau golongan kamu - (tidak sunyi daripada salah satu dari dua keadaan): keadaan tetapnya di atas hidayah petunjuk atau tenggelamnya dalam kesesatan yang jelas nyata ".
Perhatikan vdo di bawah ini, bagiman hukuman dari Ulama Ahli Sunnah terhadap Kasim Ahmad yang tidak mengikuti ajaran agama mereka,  saolah-oleh Ketua agama mereka sabagai wakil Tuhan:
2:44. Adakah kamu suruh manusia berlaku taat, dan lupakan diri-diri kamu sendiri, sedang kamu baca al-Kitab? Tidakkah kamu faham?
34:20. Iblis mengesahkan sangkaannya terhadap pengikutnya, dan pengikutnya itu mengikutinya, kecuali segolongan daripada orang-orang mukmin(yang berpercaya kepada Quran).
10:99. Dan sekiranya Tuhan kamu hendaki, sesiapa yang di bumi tentu mareka beriman kesemuanya. Adakah kamu akan paksa manusia sehingga mereka menjadi orang-orang beriman (seperti kamu)?
 18:29. Katakanlah, "Yang benar adalah daripada Tuhan kamu; maka hendaklah sesiapa yang hendak, percaya; dan hendaklah sesiapa yang hendak, tidak percaya." Sesungguhnya Kami sediakan bagi orang-orang zalim, api neraka, yang gejolaknya meliputi mereka; jika mereka minta pertolongan, mereka diberi pertolongan dengan air yang seperti leburan tembaga merah, yang melecurkan muka-muka mereka - betapa buruknya minuman, dan betapa buruknya tempat istirahat!

Di makianlah yang saya dapat tahu melalui Internet seperti dalam youtub, dalam google, dalam forum2 agama Indonesia, dan dalam fesebook...

Pak Samat berkata: Orang awam tahu dalam youtube siarkan tak boleh tipu
8:22 Sesungguhnya sejahat-jahat makhluk yang melata, pada sisi (hukum dan ketetapan) Allah, ialah orang-orang yang pekak lagi bisu, yang tidak mahu memahami sesuatupun (dengan akal fikirannya).