Selasa, 24 Disember 2013

Beda hukum dalam Islam dengan hukum dalam Quran


Cuntuhnya :
Hukum Islam menurut Hadis
Tentang menghapuskan segala dusa dan akan dapat Syurga .
Muslim berkata Nabi bersabda :
"صَوْمُ يَوْمِ عَرَفَةَ يُكْفِّرُ سَنَتَيْنِ مَاضِيَةً وَمَسُتَقْبَلَةً"
"Puasa hari arafah menghapuskan dusa dua tahun yang telah lalu dan yang akan datang" riwat oleh Muslim

Jadi orang Islam puasa sehari di hari arafah itu, Tuhan telah menghapuskan dusa setahun yang telah lalu dan Tuhan akan menghapuskan dusa yang belum buat setahun akan datang, jadi orang-orang Islam yang berpuasa di hari arafah itu bebas dari segala dosa-dosanya baik yang telah lalu mau pun yang lagi akan datang, karena Tuhan telah ampun segala-gala dusa-dusanya hanya di sebabkan mareka berpuasa sehari di hari arafah itu saja.

"مَنْ حَجَّ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمٍ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ" – بخارى ، مسلم.
"Barang siapa mengerjakan Haji dan tidak bercampur pada waktu terlarang - serta tidak berbuat ma'siat, maka ia akan kembali seperti pada saat di lahirkan oleh ibunya" - Bukhari , Muslim.

"تَابِعُوا بَيْنَ الحَجَّ وَالعُمْرَةِ فَأِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الكِيرُ خُبُثَ الحَدِيدِ والذَّهَبِ وَالفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحِجَّةِ المَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الجَنَّةَ"
"handaklah kamu melakukan Haji dan 'umrah itu secara beriringan karena keduanya akan melenyapkan kemiskinan dan kesalahan, tak ubah bagai kipas angin menerbangkan kotoran-kotoran besi, amas, dan pirak, dan tidaklah ganjaran bagi Haji yang mebrur itu selain Syurga"
hadis Nasa'i dan Turmizi.

Pendik kata orang Islam yang beriman kepada kitab Quran dan kitab-kitab selepas Quran seperti kitab-kitab hadis Bukhari, Muslim dan lain-lainnya, memang senang mareka dapat masuk Syurga, bukitinya orang Islam sembahyang lima waktu, setiap kali mareka mengambil air sembahyang, maka setiap kalilah dosa-dosa dari mulut, hidung, muka , tangan dan kaki mareka akan gugur setiap kali mareka mengambil air sembahyang itu, lihat kembali dalam bab Shalat .

Hukum Islam dalam Quran :
A045
29:45 Bacalah serta ikutlah (wahai Muhammad) akan apa yang diwahyukan kepadamu dari Al-Quran, dan dirikanlah Shalat; sesungguhnya Shalat itu mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar; dan sesungguhnya peringatan Allah (Quran) adalah lebih besar (faedahnya dan kesannya); dan (ingatlah) Allah mengetahui akan apa yang kamu kerjakan.

Sebagaimana orang-orang siam beragama Buza/Budha berkata :
ใคร ทำ ดี ได้ ดี ใคร ทำ ชั่ว ได้ ชั่ว
Siapa-siapa buat baik dapat baik (Syurga),siapa buat jahat dapat jahat (Neraka)

berbuat baik
berbuat jahat
Tentang Syurga Neraka adalah hak Tuhan bukan hak manusia walau pun di gelar Uama Islam, dari itu jagalah diri masing-masing untuk menghindari dari api Neraka itu
A006
66:6 Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah diri kamu dan keluarga kamu dari api neraka yang bahan-bahan bakarannya: manusia dan batu (berhala); neraka itu dijaga dan dikawal oleh malaikat-malaikat yang keras kasar (layanannya); mereka tidak menderhaka kepada Allah dalam segala yang diperintahkanNya kepada mereka, dan mereka pula tetap melakukan segala yang diperintahkan.
A011
32:11 (Allah berfirman) Katakanlah (wahai Muhammad); "Nyawa kamu akan diambil oleh Malikil Maut yang ditugaskan berbuat demikian ketika habis ajal kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada Tuhan kamu (untuk menerima balasan)".

Ayat di atas memang jelas bahwa kepada Tuhanlah manusia di kembalika untuk membuat keputusan tentang nasib sesaorang itu siapa ahli syurga atau ahli neraka di akhirat nanti

Kalau manusia yang di gelar Ulama-ulama Islam sudah dapat memutuskan di dunia ini tentang nasib sesaorang manusia itu siapa ahli syurga atau ahli neraka di akhirat nanti , berarti Tuhan kembali kepada manusia yang di gelarkan Ulama Islam itu untuk menentuka siapa ahli syurga atau siapa ahli neraka di akhirat nanti , ini semua tak dapat di terima oleh akal yang sehat ....
A045
29:45 Bacalah serta ikutlah (wahai Muhammad) akan apa yang diwahyukan kepadamu dari Al-Quran, dan dirikanlah Shalat; sesungguhnya Shalat itu mencegah dari perbuatan yang keji dan mungkar; dan sesungguhnya peringatan Allah (Quran) adalah lebih besar (faedahnya dan kesannya); dan (ingatlah) Allah mengetahui akan apa yang kamu kerjakan.
A013
49:13. Wahai manusia, Kami mencipta kamu lelaki dan perempuan, dan membuat kamu berbangsa-bangsa, dan bersuku-suku, supaya kamu mengenali satu sama lain. Sesungguhnya yang paling mulia antara kamu di sisi Allah ialah yang paling bertakwa antara kamu. Sesungguhnya Allah Mengetahui, Menyedari.
A081
2:81. Ia, sesiapa yang mengusahakan kejahatan, dan diliputi pelanggarannya, mereka itulah orang-orang Api Neraka; di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.

A082
2:82. Dan, orang-orang yang percaya dan membuat kerja-kerja kebaikan, mereka itulah orang-orang Taman Syurga; di dalamnya mereka tinggal selama-lamanya.
A025
2:25 Dan berilah khabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan berbuat kerja-kerja kebaikan (beramal soleh), sesungguhnya mereka beroleh syurga yang mengalir di bawahnya beberapa sungai; tiap-tiap kali mereka diberikan satu pemberian dari sejenis buah-buahan syurga itu, mereka berkata: "Inilah yang telah diberikan kepada kami dahulu"; dan mereka diberikan rezeki itu yang sama rupanya (tetapi berlainan hakikatnya), dan disediakan untuk mereka dalam syurga itu pasangan-pasangan, isteri-isteri yang sentiasa bersih suci, sedang mereka pula kekal di dalamnya selama-lamanya.
A062
2:62. Sesungguhnya orang-orang yang percaya, dan orang-orang Yahudi, dan Nasrani, dan Sabiin, sesiapa percaya kepada Allah dan Hari Akhir, dan membuat kerja-kerja kebaikan, maka upah mereka adalah di sisi Pemelihara mereka, dan tiadalah ketakutan pada mereka, dan tidaklah mereka bersedih.


Khamis, 21 November 2013

Orang Islam


Allah = Tuhan = GOD adalah sama.
[Q 32:4 - 43:84-32:11]
  1. Orang Islam, adalah Orang yang berserah diri kepada Allah = Tuhan = GOD .
  2. Orang beriman adalah orang yang percaya pada Quran dan percaya juga kepada kitab-kitab sebelum Quran, yaitu Taurat, Zabur dan Injil.[Q 2:4 ] , karena Quran dan kitab-kitab sebelum Quran itu termasuk dalam rukun Iman yang wajib percaya bagi orang Islam [Q 2:177 - 4:136] .
  3. Orang Kafir, adalah Orang yang ingkar Quran dan ingkar kitab-kitab sebelum Quran [Q 2:6], yaitu Yahudi ingkar Taurat, Nasrani ingkar Injil, dan Islam ingkar Quran. firman Tuhan "Orang-orang kafir dari ahli kitab (yaitu, orang-orang Yahudi, Nasrani dan juga orang-orang Islam) dan orang-orang yang menyengutukan (orang-orang Syirik itu), berada di dalam neraka Jahannam, didalamnya tinggal selama-lamanya, mareka itulah sejahat-jahat maklok" Q 98:6 . Adapun orang bukan Islam, bukan Yahudi dan bukan Nasrani, mareka tidak tahu bahwa Quran, Taurat, dan Injil itu adalah kitab-kitab Tuhan, tetapi jika mareka berbuat baik di balas baik di akhirat [Q 2:62 - 82] dan jika mareka berbuat jahat di balas jahat [2:81]
  4. Orang Syirik, adalah Orang Yahudi yang percaya pada Taurat, Nasrani yang percaya pada Injil, dan orang Islam yang percaya pada Quran, dan percaya juga kepada kitab Ulama, mareka samakan kitab Tuhan Taurat, Injil dan Quran dengan kitab Ulama, jadi mareka menyengutukan Tuhan dengan Ulama, padahal Ulama dan kitab-kitab Ulama itu tidak termasuk dalam rukun Iman yang wajib percaya  [Q 2:177 - 4:136] .dan firman Tuhan: "orang Syirik itu menjadikan pandita-pandita dan ahli agama mareka sebagai Tuhan selain Allah.. "Q 9:31, "Allah tidak mengampuni apa-apa yang dengan-Nya disekutukan, dan Dia mengampuni yang selain itu kepada siapa Dia mengkehendaki".Q4:48 . 
Ulama, saya percaya kepada Ulama bahasa yang tahu bahasa Quran kebahasa melayu, karena Quran termasuk dalam rukun Iman yang wajib percaya.Tetapi saya tidak percaya kepada Ulama yang mengada-ngadakan hukum-hukum agama yang tidak ada dalam Quran, karena Ulama dan kitab-kitab Ulama itu tidak termasuk dalam rukun Iman yang wajib percaya bagi orang Islam. [Q 2:177 - 4:136]

Hadis, saya percaya kepada hadis Nabi, iaitu Quran, karena Quran riwayat oleh Nabi sendiri.Tetapi saya tidak percaya kepada hadis Bukhari, karena hadis Bukhari adalah riwayat Bukhari, dan hadis Bukhari, Muslim dan lainnya itu, karena Bukhari, Muslim dan lainnya dan kitab-kitab mareka itu tidak termasuk dalam rukun Iman yang wajib percaya bagi orang Islam. (Q 2:177 - 4:136)

Akal, saya percaya kepada akal sendiri[Q 10:100-7:179] karen akal tidak berlawan dengan Quran.
Cuntuhnya, Ulama berkata :"tinggi Nabi Adam, kepala dalam langit, kakinya di India". cerita ini atau hadis ini, tak diterima oleh akal, tentunya tidak ada dalam Quran.

Mu'tazilah pamuja Akal (Q 10:100 - 7:179)
Sunni dan Syiah pamuja Ulama (Q 9:31)
funny
******


Sabtu, 9 November 2013

wajib belajar agama


Saya sangat keliru tentang Ulama mewajibkan berlajar agama :
  1. Agama apa yang di wajibkan belajar itu ?
  2. Agama Hindu, Budha, Kristian, atau agama Islam ?
  3. Kalau agama Islam, agama Islam yang mana ? 
  4. Sunni, Syiah, Wahabi, Ahlis sunnah, atau lainnya ?
Karena kesemua agama itu tidak ada yang benar, Buktinya masing-masing kafir mengafir sesama mareka sendiri .

Agama
********


Khamis, 31 Oktober 2013

Nasrani

A082
5:82 Demi sesungguhnya engkau (wahai Muhammad) akan dapati manusia yang keras sekali permusuhannya kepada orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan demi sesungguhnya engkau akan dapati orang-orang yang dekat sekali kasih mesranya kepada orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Bahawa kami ini ialah orang-orang Nasrani" yang demikian itu, disebabkan ada di antara mereka pendita-pendita dan ahli-ahli ibadat, dan kerana mereka pula tidak berlaku sombong.

Saya tak pernah bertemu walau satu ayat pun dalam Quran yang mengatakan "orang-orang yang dekat kasih mesranya dengan orang-orang yang beriman kepada Quran dan kitab-kitab sebelum Quran. Taurat , Zabur dan Injil ialah orang-orang yang berkata: “kami ini ialah orang-orang Sunni, atau Syiah, atau Wahabi kaum muda atau Ahlis Sunnah dari kaum Tua" karena ada Ulama-ulama mareka tidak berlaku sombong?.

Tetapi yang di sebut dalam Quran adalah orang-orang yang kata : "Bahawa kami ini ialah orang-orang Nasrani"

*********


Kafir Musyrik mengharamkan apa yang di halal oleh Allah

98:1. Orang-orang yang tidak percaya daripada ahli Kitab, dan orang-orang yang menyekutukan, tidak meninggalkan sehingga Bukti Yang Jelas datang kepada mereka,

Orang Syrik adalah orang beriaman pada Quran, dan beriaman kepada kitab-kitab Ulama :
A170
2:170 Dan apabila dikatakan kepada mereka" Turutlah akan apa yang telah diturunkan oleh Allah (Quran)" mereka menjawab: "(Tidak), bahkan kami (hanya) menurut apa yang kami dapati datuk nenek kami melakukannya". Patutkah (mereka menurutnya) sekalipun datuk neneknya itu tidak faham sesuatu (apa pun tentang perkara-perkara agama), dan tidak pula mendapat petunjuk hidayah (dari Allah)?

Kebanyakan guru-guru agama mehuraikan ayat ini, untuk mengatakan kepada lawannya, "bila dikata kepada mareka ikutlah Quran" mareka jawab :"tidak kami hanya menurut apa yang kami dapati dalam kitab-kitab datuk nenek kami". Pada hal sama saja, yang mengata dengan yang di kata, karena sama-sama tidak turut Quran, hanya turut kitab-kitab datuk nenek dari Ulama-ulama mareka belaka, cuma beza nama kitab dan nama pengarangnya saja.
****** 

Dan orang-orang Musyrik ini, mengharamkan apa yang di Halalkan oleh Allah (dalam Quran)
A145
6:145 Katakanlah (wahai Muhammad): "Aku tidak dapati dalam apa yang telah diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya melainkan kalau benda itu (1) bangkai, atau (2) darah yang mengalir, atau (3) daging babi - kerana sesungguhnya ia adalah kotor - atau (4) sesuatu yang dilakukan secara fasik, iaitu binatang yang disembelih atas nama yang lain dari Allah". Kemudian sesiapa yang terpaksa (memakannya kerana darurat) sedang ia tidak mengingininya dan tidak melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhan mu Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
A115
16:115 Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan kepada kamu memakan bangkai, dan darah, dan daging babi, dan binatang yang disembelih tidak kerana Allah maka sesiapa terpaksa (memakannya kerana darurat) sedang ia tidak mengingininya dan tidak melampaui batas (pada kadar benda yang dimakan itu, maka tidaklah ia berdosa), sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani.
A116
16:116 Dan janganlah kamu berdusta dengan sebab apa yang disifatkan oleh lidah kamu: "Ini halal dan ini haram", untuk mengada-adakan sesuatu yang dusta terhadap Allah; sesungguhnya orang-orang yang berdusta terhadap Allah tidak akan berjaya.
A035
16:35 Dan berkatalah orang-orang kafir musyrik: "Kalaulah Allah menghendaki, tentulah kami tidak menyembah selain daripadanya sesuatupun, - (tidak) kami dan tidak juga datuk nenek kami; - dan tentulah kami tidak mengharamkan sesuatu pun dengan ketiadaan perintahnya". Demikianlah juga yang telah dilakukan oleh orang-orang yang terdahulu daripada mereka. (Apa yang mereka katakan itu adalah salah semata-mata) kerana bukankah Rasul-rasul semuanya tidak bertanggungjawab selain daripada menyampaikan (kehendak dan hukum Allah) dengan cara yang jelas nyata?

Dengan keterangan ayat 16:35 ini, orang-orang yang mengharamkan makan daging binatang itu dan daging binatang ini bukanlah orang Islam yang menurut ajaran Quran, Tetapi orang-orang yang menurut ajaran-ajaran dari orang-orang Kafir Musyrikin.
"وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الكَافِرُونَ ".
5:44 ..Barang siapa tidak menghukum menurut apa yang telah di turunkan oleh Allah (Quran), maka adalah mareka itu orang-orang Kafir..


Golongan orang-orang yang beriman kepada Quran, mareka berkata ,apa-apa yang di haramkan dalam Quran, mareka kata haram, dan apa-apa yang tidak di haramkan dalam Quran, mareka pun halal.

Peringatan, tiap-tiap yang halal bukan berarti wajib makan atau wajib buat, hanya boleh makan bagi orang yang handak makan dan boleh buat bagi orang handak buat .

Kebanyakan guru-guru agama Islam bila mareka bicarakan tentang orang-orang Syirik, mareka mengadakan cuntuh tok dunkun membaca doa jampinya, dimulai membaca ayat Quran seperti :
A001
Kamadia mareka baca doa :"hai Hantu tanah, Hantu air, Hantu api", Hantu angin dan lainnya. itu lah di katakan Syirik, karena mareka sebut nama Allah bersama dengan nama-nama Hantu.


Tetapi, mareka tidak membuat cuntuh guru-guru agama mengajar agama Islam, karena guru-guru agama pun, pada awalnya mareka sebut nama Allah, hukum Allah, kamadian mareka sebut pula nama Ulama-ulama, hukum Ulama-ulama, bukankah mareka samakan hukum-hukum Tuhan dalam Quran dengan hukum Ulama-ulama dalam kitab-kitab Ulama, seperti tuk dukun juga.
"إِنَّ الكَافِرِينَ كَانُوا لَكُمْ عَدُوًّا مُبِينًا"
4:101…sesungguhnya orang-orang Kafir itu musuh yang nyata bagi kamu.

Memang agama yang di terima oleh Tuhan itu adalah agama Islam karena Tuhan berfirman dalam surah 3 ayat 19 bunyinya bagini :
"إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللهِ الإِسْلاَمُ "
3:19 Sesungguhnya agama yang benar di sisi Allah iyalah Islam..

Yahudi


 Yahudi dan Nasrani :
A111
2:111 Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata pula: "Tidak sekali-kali akan masuk Syurga melainkan orang-orang yang beragama Yahudi atau Nasrani". Yang demikian itu hanyalah angan-angan mereka sahaja. Katakanlah (wahai Muhammad): "Bawalah kemari keterangan-keterangan yang (membuktikan kebenaran) apa yang kamu katakan itu, jika betul kamu orang-orang yang benar".

Samalah juga:
Orang-orang Da'wah berkata :"Tidak sekali-kali akan masuk Syurga malainkan masuk Da'wah"
Orang-orang Islam berkata:"Tidak sekali-kali akan masuk Syurga malainkan ikut Sunnah Nabi"

Yang menjadikan masalahnya, Sunnah Nabi yang mana yang akan masuk Syurga itu ?
Sunnah Wahabi dari kaum Muda kah atau Sunnah Ahlis Sunnah dari kaum Tua ?

kepada mareka-mareka itu , Tuhan perintah dalam ayat di atas itu: "bawalah keterangan masing-masing yang membuktikan kebenaran apa yang mareka katakan itu, jika betul mareka orang-orang yang benar.

Dan pada ayat sambungan ayat di atas itu, Tuhan memberi penjelasan tentang perkara sebenarnya :
A112
2:112 (Apa yang kamu katakan itu tidaklah benar) bahkan sesiapa yang Islam/menyerahkan dirinya kepada Allah (mematuhi perintahNya) sedang ia pula berusaha supaya berbuat baik, maka ia akan beroleh pahalanya di sisi Tuhannya dan tidaklah ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.

Dengan penjelasan ayat di atas itu, tahulah kita bahwa agama yang benar adalah agama Islam yang berserah diri kepada Allah dan memmatuhi perintahnya serta berbuat baik. maka kita akan beroleh pahlanya di sisi Tuhannya dan tidaklah ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.

Dari itu kalau kita berselisih paham dalam hal agama, kita seharusnya kebali kepada ayat-ayat di bawah ini :


A139
2:139 Katakanlah (wahai Muhammad): "Patutkah kamu (hai kaum Yahudi dan Nasrani) membuat bantahan terhadap kami mengenai pilihan Allah dan pengurniaanNya ? Padahal Dia lah Tuhan kami dan Tuhan kamu. Bagi kami (faedah) amal kami dan bagi kamu pula (faedah) amal kamu (kalau diikhlaskan), dan kami adalah (mengerjakan amal dengan) ikhlas kepadaNya;
A041
10:41 Dan jika mereka terus-menerus mendustakanmu (wahai Muhammad), maka katakanlah: "Bagiku amalku, dan bagi kamu pula amal kamu. Kamu tidak bertanggungjawab akan apa yang aku kerjakan, dan aku juga tidak bertanggungjawab akan apa yang kamu kerjakan".

A006
109:6 "Bagi kamu agama kamu, dan bagiku agamaku".

Kita bukan Nabi dan bukan Tuhan, kita hanya saorang Islam yang berserah diri kepada Tuhan untuk menentukan kedudukan kita di hari akhirat nanti.
*********
Nasrani
**********

Ahad, 27 Oktober 2013

Haji


Dimusim Haji orang-orang Islam seluruh dunia, pergi kemekah untuk menunaikan rukun Islam yang ke lima iaitu ebadah Haji. di situ umat Islam berdiri, ruku' sujud kepada Kabah yang satu di mekah.

Haji
Umat Islam dibagi 2
1.mengerjakan Ritual ibadah Haji sebagaimana Umat Islam kerja sekarang iaitu


1.Niat Ihram
Meluntar Jumratul Aqabah di hari Qurban.


2.Wokuf di arafah
3.Tawaf /keliling Kabah 7 kali di mulai dengan Hajar Aswad
Kucup Hajar Aswad


4.Sa'ie 7 kali di mulai dengan Shafa dan di sudahi dengan Marwah

5.bercukur
Orang Hindu

6.Tartib.

Sebaiknya anda baca kitab-kitab Fiqah dalam bab Haji..
********

2.Tidak mengerjakan Ritual ibadah Haji .karena perkataan Haji itu artinya "DEBAT atau Berhujah"

Cuntuhnya Nabi Ibrahim berhujah dengan orang Kafir penyembah berhala :
A095
37:95 ia (Nabi Ibrahim) berkata: "Patutkah kamu menyembah benda-benda yang kamu pahat?
A096
37:96 "Padahal Allah yang mencipta kamu dan benda-benda yang kamu buat itu!"
Bukankah patung berhala dan bangunan Kabah yang satu di mekah itu di buat oleh manusia juga ?
*******

Orang Islam mengerjakan ebadah Haji di mekah itu bukanlah bertambah baik bahkan bertambah jadi jahat itu ada, karena segala perbuatan jahatnya itu terhapus setelah kembali mengerja ebadah Hajinya itu , buktinya ada kitab hadis, kitab selepas Quran berbunyinya bagini :

"مَنْ حَجَّ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمٍ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ" – بخارى ، مسلم.
"Barang siapa mengerjakan Haji dan tidak bercampur pada waktu terlarang - serta tidak berbuat ma'siat, maka ia akan kembali seperti pada saat di lahirkan oleh ibunya" - Bukhari , Muslim.

"تَابِعُوا بَيْنَ الحَجَّ وَالعُمْرَةِ فَأِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الكِيرُ خُبُثَ الحَدِيدِ والذَّهَبِ وَالفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحِجَّةِ المَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الجَنَّةَ"
"handaklah kamu melakukan Haji dan 'umrah itu secara beriringan karena keduanya akan melenyapkan kemiskinan dan kesalahan, tak ubah bagai kipas angin menerbangkan kotoran-kotoran besi, amas, dan pirak, dan tidaklah ganjaran bagi Haji yang mebrur itu selain Syurga"
hadis Nasa'i dan Turmizi.

Pendik kata orang Islam yang beriman kepada kitab Quran dan kitab-kitab selepas Quran seperti kitab-kitab hadis Bukhari, Muslim dan lain-lainnya, memang senang mareka dapat masuk Syurga, bukitinya orang Islam sembahyang lima waktu, setiap kali mareka mengambil air sembahyang, maka setiap kalilah dosa-dosa dari mulut, hidung, muka , tangan dan kaki mareka akan gugur setiap kali mareka mengambil air sembahyang itu, lihat kembali dalam bab Shalat .

Dan bagi orang yang berpuasa sehari di hari arafah, dosa-dosanya terhapus setahun dahulu dan setahun yang lagi akan datang . lihat kembali dalam bab Puasa .

Dan akhirnya, orang Islam akan dapat masuk Syurga setalah mareka mengerjakan ebadah Haji.

Yang baginilah yang menjadikan saya bengong dalam agama Islam kalau menurut kitab-kitab selepas Quran itu. karena terlalu mudah orang Islam masuk Syurga kalau di bandingkan dengan agama-agama Selain agama Islam.

*****